MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Waspadai Potensi Tsunami, BMKG: Ada Pergerakan Lempeng Cukup Aktif
Jumat, 25-09-2020 - 17:35:05 WIB
BMKG. 
TERKAIT:
 
  • Waspadai Potensi Tsunami, BMKG: Ada Pergerakan Lempeng Cukup Aktif
  •  

    JAKARTA, MataPers - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan ada pergerakan lempeng tektonik cukup aktif di wilayah Indo-Australia dengan Eurasia yang mengarah pada potensi gempa yang dapat menimbulkan tsunami di selatan Pulau Jawa.

    "Ada (pergerakan) lempeng tektonik di Indo-Australia dengan Eurasia atau Lempeng Sunda di sebelah utaranya, sehingga lokasinya ada di selatan Jawa. Di laut lepas," kata Kepala Pusat Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono melalui sambungan telepon dengan Antara Jakarta, Jumat (25/9/2020).

    Ia mengatakan potensi gempa yang dapat menimbulkan tsunami tersebut berada di sekitar 200 kilometer dari garis pantai di selatan Jawa ke arah laut bagian selatan.

    Lempeng-lempeng tektonik tersebut, katanya, terus mengalami pergerakan sekitar 6 cm sampai 7 sentimeter (cm) dalam kurun waktu satu tahun.

    "Kalau untuk kurun waktu 1 tahun, pergerakan seperti itu enggak terasa. Tapi kalau untuk lempengan yang sangat besar, itu cukup aktif, dengan pergerakan seperti itu. Dan itu bergerak terus walaupun hanya dalam hitungan senti, tetapi (terus) menerus," katanya.

    Sebelumnya, hasil riset Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebutkan adanya potensi gempa dengan magnitudo 9.1 yang berpotensi menimbulkan tsunami hingga setinggi 20 meter di pantai selatan Jawa Barat dan 12 meter di selatan Jawa Timur.

    Terkait dengan prediksi potensi tsunami tersebut, Rahmat mengatakan kemungkinan potensi itu dapat dilihat dari adanya seismic gap, atau kekosongan kegempaan dalam periode waktu yang cukup panjang dengan magnitudo yang cukup signifikan.

    "Jadi data-data dari adanya seimic gap di selatan Jawa, dan itu sebetulnya dua segmen. Di situ ada dua segmen yang bila terjadi (patahan) secara bersamaan akan menimbulkan (gempa) magnitudo 9.1," katanya.

    "Jadi satu segmen terjadi (patahan) saja belum bisa diprediksi kapan terjadinya. Apalagi magnitudonya. Misalnya segmen di Jawa Barat magnitudonya 8.8, kemudian segmen di Jawa Timur 8.7. Nah, kalau itu terjadi bersamaan, itu bisa saja menimbulkan gempa magnitudonya 9.1," kata Rahmat lebih lanjut.

    Dan jika gempa tersebut terjadi, Rahmat mengatakan gempa tersebut dapat memicu patahan di segmen atau lempengan lainnya sehingga dapat menimbulkan gempa bumi dengan magnitudo yang maksimal.

    Selain itu, Rahmat juga menekankan bahwa potensi tsunami tersebut sebenarnya tidak hanya bisa terjadi di selatan Jawa, tetapi juga di banyak wilayah Indonesia, antara lain di Pantai Barat Sumatera, bagian selatan Bali, Nusa Tenggara, bagian utara Papua, Manado dan Sulawesi Utara.

    "Jadi tidak hanya di selatan Jawa. Di Maluku itu ada ancaman juga. Bahwa ancaman itu ada potensi gempa besar di sana itu betul," demikian kata Rahmat Triyono. (**/ant)



     
    Berita Lainnya :
  • Waspadai Potensi Tsunami, BMKG: Ada Pergerakan Lempeng Cukup Aktif
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jadi Kurir Narkoba, Oknum Polisi Berpangkat Kompol Roboh Ditembak di Pekanbaru
    02 Selasa, Gubri Bakal Resmikan 100 Persen Listrik Masuk Desa
    03 Program KBS Disebut Bagus, Warga Minta Bangun Jalan Poros
    04 Hari Ini Pasien Sembuh di Riau Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru
    05 Polres Inhil Bikin Rekor, Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp75 Miliar
    06 Cegah Penyebaran Covid-19, Gubri Minta RT/RW dan Kelurahan Awasi Warganya
    07 Mantap, di Dumai Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru Covid-19
    08 Insha Allah, Ibadah Umrah Dibuka Kembali Mulai 1 November 2020
    09 PT SIPP Mandau Tak Indahkan Panggilan Polisi Terkait Jebolnya Kolam Limbah Sawit
    10 Waspada, DBD di Pekanbaru Capai 470 Kasus, Tenayan Raya Tertinggi
    11 Warga Kampar Tenggelam Terbawa Arus, Basarnas Kirimkan Tim Rescue
    12 Jelang Libur Panjang, Gubri Imbau Bupati/Walikota Antisipasi Penyebaran Covid-19
    13 Ada Indikasi Camat, Kades dan PNS di Rohil Arahkan Warga Pilih Calon Tertentu
    14 Dubes RI di Addis Ababa Ajak Diaspora Indonesia Renungkan Makna Sumpah Pemuda
    15 Kampanye di Suku Akit Rupat, Cabup Kasmarni Siapkan Beasiswa S1 Untuk KAT
    16 Tim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Tata Kelola SDP di Polres Rokan Hilir
    17 Putra Terbaik, Tomas Pujud Selatan Dukung Paslon AMAN Jadi Bupati Rohil
    18 Mitra Art Organizier Bangko Sempurna Rohil Targetkan 1.000 Pendukung AMAN
    19 Panen Jagung di Palas, Gubri: Riau Kini Menuju Swasembada Pangan
    20 Dubes RI di Addis Ababa Ajak Pemuda Tingkatkan Jejaring Internasional
    21 Naik Grade A, Asesor Riau Bisa Asesmen ke Kab/Kota dan Provinsi Lain
    22 Selalu Disambut Antusias Warga, Afrizal-Sulaiman Makin Optimistis di Pilkada Rohil
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar