MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Pertama di Riau, Rokok Ilegal Jadi Pupuk Kompos
Rabu, 18-11-2020 - 15:29:12 WIB
Pemusnahan rokok ilegal yang kemudian dijadikan pupuk kompos.
TERKAIT:
 
  • Pertama di Riau, Rokok Ilegal Jadi Pupuk Kompos
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Pertama kalinya di Provinsi Riau, ampas atau sisa pemusnahan rokok ilegal dijadikan pupuk kompos, di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Dirjen) Bea Cukai Riau, Rabu (18/11/2020).

    Dalam kegiatan ini, rokok yang dimusnahkan sebanyak 18,3 juta batang rokok ilegal dengan cara dipotong menjadi dua.

    Pemusnahan dipimpin langsung Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Riau, Agung Saptono. Rencana pengalihan rokok ini, nantinya akan dijadikan pupuk kompos.

    ''Setelah dimusnahkan, 18,3 juta batang rokok ilegal ini akan kita jadikan pupuk kompos,'' sebut Agung.

    Caranya, sambung Agung, ampas rokok yang telah dipotong menjadi dua. Kemudian, di timbun dalam tanah.

    Menurutnya, rokok 18,3 juta batang rokok ilegal ini merupakan penemuan dari operasi pasar, toko-toko dan suplayer yang tidak memiliki izin bea cukai.

    ''Dari 18,3 juta batang rokok ilegal ini kebanyakan kami temukan dari pengoperasian ke toko-toko, pasar dan para suplayer yang tidak memiliki izin dari Bea Cukai,'' beber Agung.

    Untuk diketahui, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau memusnahkan 18,3 juta batang rokok ilegal dari 52 penindakan.

    Agung menjelaskan, kegiatan 52 penindakan berikut rinciannya, pertama dilakukan di tahun 2017 sebanyak 309 ribu batang rokok ilegal berbagai jenis dan merek ada 15 kali penindakan.

    Kemudian, penindakan di tahun 2018 sebanyak 1,3 juta batang rokok ilegal berbagai jenis dan merek dengan 5 penindakan. Lalu, penindakan tahun 2019 sebanyak 12,7 juta batang rokok ilegal berbagai jenis dan merek dengan 30 kali penindakan.

    Selanjutnya, penindakan tahun 2020 sebanyak 4 juta batang rokok ilegal dengan berbagai merek dan jenis sebanyak 2 penindakan.

    ''Atas temuan 18,3 juta batang rokok ilegal ini dari tahun 2017 - 2020, negara berpotensi mengalami kerugian Rp 13,39 miliar,'' pungkasnya. (**/mcr)



     
    Berita Lainnya :
  • Pertama di Riau, Rokok Ilegal Jadi Pupuk Kompos
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kasus Positif Covid-19 di Riau 153, Pasien Sembuh Tercatat 99 Orang
    02 Ketua Satgas Positif Covid-19, Doni Monardo: Masyarakat Jangan Kendor 4M
    03 ForKI Riau Serahkan Santunan Kepada Keluarga Almarhum Moralis
    04 Bagus Santoso, Wartawan Pertama Riau Jadi Wakil Bupati
    05 Evakuasi Benda Mirip Rudal dari Anambas, Danlanal: Masih Kami Identifikasi
    06 KPU Tetapkan Kasmarni-Bagus Santoso Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
    07 Kasus Tewasnya Haji Permata: Enam Petugas BC Tidak Penuhi Panggilan Polda Riau
    08 Tol Pekanbaru-Bangkinang Optimis Dirampungkan Tahun 2021 Ini
    09 Laju Pertumbuhan Penduduk Riau Melambat 2,18 Persen, Ini Penyebabnya
    10 Soal HGU Perkebunan Sawit di Riau, Majelis Komisioner: Informasi Publik!
    11 Bertambah 123 Kasus, Ini Sebaran Covid-19 di Riau
    12 Gubri Syamsuar Jalankan Kegiatan Pemerintahan dari Rumah Dinas
    13 Sekda Pekanbaru Silaturahmi dengan Komisi Informasi Riau dan Bahas PPID
    14 Tertolong Harga Sawit, Realisasi Penerimaan Pajak Riau 98,51 Persen
    15 Masa Jabatan 'Plh' Berakhir, Ini Kata BKD Riau Soal Calon Pj Sekdaprov
    16 Kasus Corona di Riau Kembali Naik Tajam, Ini Data Terbaru
    17 Tidak Tepati Janji Kampanye, Warga Ramai-ramai Ikat Walikota di Pohon
    18 Mengerikan, Tiga Bulan Terakhir 1 Juta Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19
    19 Puluhan Nakes Pekanbaru Gagal Vaksinasi Covid-19, Ada Apa?
    20 Pasien Sembuh Bertambah 186, Positif Covid-19 di Riau Kini 27.053 Kasus
    21 KPK Perpanjang Masa Penahanan Wali Kota Dumai Nonaktif
    22 Mamuju Diguncang Gempa 6,2 Magnitudo, Banyak Korban Terhimpit Runtuhan Bangunan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar