MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 28 Juni, Pengaturan Sesuai Zonasi Risiko Wilayah
Senin, 14-06-2021 - 18:41:26 WIB
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto didampingi Menkes Budi G. Sadikin saat menyampaikan keterangan pers.
TERKAIT:
 
  • Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 28 Juni, Pengaturan Sesuai Zonasi Risiko Wilayah
  •  

    JAKARTA, MataPers - Pemerintah kembali memperpanjang pelaksanaan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) yang dilaksanakan di seluruh provinsi di Tanah Air. Pelaksanaan PPKM Mikro Tahap X itu diberlakukan mulai dari tanggal 15 hingga 28 Juni 2021, dan di dalam pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat harus mempertimbangkan perkembangan zonasi risiko wilayah di masing-masing daerah.

    Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Jakarta, Senin (14/06/2021).

    “Ini untuk daerah zona merah work from home-nya [WFH] 75 persen. Jadi untuk daerah-daerah berbasis PPKM Mikro [zona] merah itu kantornya 25 persen. Namun kantor itu harus digilir, artinya 25 persen itu bukan mereka yang itu-itu saja tetapi harus diputar sehingga meyakinkan bahwa yang work from office [WFO] itu bergantian dan memastikan bahwa pekerjanya itu adalah standby di tempat mereka bekerja masing-masing,” ujarnya.

    Sementara untuk daerah dengan zona oranye dan kuning, imbuh Airlangga, proporsi WFO dan WFH-nya sama dengan ketentuan sebelumnya, yaitu sebesar 50%.

    “Kegiatan belajar mengajar mengikuti apa yang sudah diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, namun untuk daerah [zona] merah, kecamatan yang daerah [zona] merah 100 persen daring. Jadi kecamatan yang [zona] merah [belajar mengajar] secara online dua minggu,” tegasnya. Ditambahkan Airlangga, pada periode PPKM Mikro kali ini, juga telah memasuki masa libur sekolah.

    Sementara itu, untuk kegiatan restoran dan mal ketentuannya masih sama dengan periode sebelumnya, yaitu dibuka hingga jam 21.00 dengan kapasitas 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

    “Untuk tempat ibadah untuk di daerah [zona] merah atau kecamatan yang [zona] merah itu juga beribadah dari rumah. Beribadah di tempat publik atau beribadah di tempat-tempat ibadah khusus di daerah [zona] merah itu ditutup dulu untuk dua minggu,” papar Airlangga.

    Menutup keterangan persnya, Ketua KPCPEN menyampaikan, pelaksanaan PPKM Mikro Tahap X ini akan diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

    “Terkait dengan daerah-daerah [zona] merah, antara lain Kudus, kemudian juga Bangkalan dan beberapa daerah, nanti Instruksi Mendagri-nya akan segera diterbitkan dan masing-masing daerah untuk membuat keputusan di daerah provinsi maupun di kabupaten/kota masing-masing,” ujarnya.

    Lebih lanjut Airlangga menyampaikan, pemerintah juga mendorong adanya penambahan petugas di daerah zona merah seperti Kudus dan Bangkalan tersebut.

    “Pemerintah melalui Satgas COVID-19 dan menugaskan Dandim dan Kapolres untuk me-lead PPKM Mikro untuk dilakukan penebalan, penebalan artinya penambahan petugas, agar kedisiplinan masyarakat bisa lebih ditingkatkan,” tandasnya. (**/mcr)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 28 Juni, Pengaturan Sesuai Zonasi Risiko Wilayah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Riau Peringkat 6 Nasional, Realisasi Investasi Semester I Capai Rp23,09 Triliun
    02 Polsek Bangko Musnahkan 55,4 Gram Sabu, Pengedar Masih DPO
    03 Bupati Afrizal Sintong Serahkan BST dan Beras Bulog PPKM untuk Warga Miskin Rohil
    04 Bupati Afrizal Harapkan Anggota DPR-RI Dapil Riau Dapat Perjuangkan Rohil di Blok Rokan
    05 Berkekuatan 18 Tenaga Medis, RSUD Mandau Bakti Sosial di Dusun Bagan Boneo
    06 Kapolda Riau dan Ketua LAMR Tepuk Tepung Tawar 450 Siswa Diktuba Polri
    07 Disanksi Tak Masuk Hari Libur, 26 Karyawan PT PDR Air Molek Lapor ke Disnaker Riau
    08 Hadiri Muscab PKB Rohil, Bupati Afrizal Sintong Ajak Pengurus Selalu Dukung Pemerintah
    09 Besok Hari Terakhir, Jumlah Pendaftar CASN di Riau Capai 3.763 Orang
    10 Wabup Sulaiman Harapkan LAMR Rohil Mampu Tunjukkan Jati Diri
    11 Pimpin Patroli Skala Besar, Kapolda Riau Bagikan Sembako dan Borong Dagangan Kaki Lima
    12 Bupati Afrizal Sintong Berang, Pihak PT JJP Tidak Hargai Pemda Rohil
    13 HAN 2021 di Tengah Pandemi, Dialog Gubri Syamsuar dengan Anak-anak yang Rindu Kembali ke Sekolah
    14 Dengar Keluhan Warga, Wabup Sulaiman Sidak RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi
    15 Bupati Afrizal Sintong Hadiri Pemotongan Hewan Kurban di Kantor Pemkab dan DLH Rohil
    16 Karhutla di Batas Rohul dan Kampar, Dua Heli Dikerahkan ke Lokasi
    17 Tim Gabungan Polres Bengkalis Gelar Operasi Penegakan Prokes Covid-19
    18 Sambil Lantik Penghulu Air Hitam, Bupati Rohil Bawa Para Kadis Tinjau Infrastruktur Desa Terisolir
    19 Gubri Syamsuar Hadiri Pemotongan Hewan Kurban di PWI Riau
    20 Idul Adha, Warga Perumahan PPH Rimbo Panjang Potong 5 Hewan Kurban
    21 Majelis Komisioner KI Riau Tunda Sidang Sengketa Informasi RSJ Tampan
    22 Gubri Syamsuar Sumbang Satu Ekor Sapi Kurban untuk PWI Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar