MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Kasus Alih Fungsi Hutan Riau: Zulkifli Hasan Penuhi Panggilan KPK
Jumat, 14-02-2020 - 10:40:33 WIB
Zulkifli Hasan tiba di Gedung KPK.
TERKAIT:
 
  • Kasus Alih Fungsi Hutan Riau: Zulkifli Hasan Penuhi Panggilan KPK
  •  

    JAKARTA, MataPers - Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2009-2014 Zulkifli Hasan (Zulhas) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (14/2/2020) untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014.

    Zulhas tiba di gedung KPK, Jakarta sekitar pukul 10.05 WIB dan tidak memberikan komentar soal pemeriksaannya.

    Zulhas yang baru terpilih kembali sebagai Ketua Umum PAN hanya melambaikan tangan kepada awak media dan langsung masuk ke lobi gedung KPK.

    Sebelumnya pada panggilan pertama Kamis (16/1), Wakil Ketua MPR dan juga Ketua Umum DPP PAN tersebut belum memenuhi panggilan KPK.

    Diketahui, KPK pada 29 April 2019 telah mengumumkan tiga tersangka terdiri dari perorangan dan korporasi, yakni PT Palma, Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014 SRT, dan pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma SUD.

    Nama Zulhas sempat disebut dalam konstruksi perkara tiga tersangka tersebut. Pada 9 Agustus 2014 Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan menyerahkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan tanggal 8 Agustus 2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan kepada Gubernur Riau saat itu Annas Maamun.

    Dalam surat itu, Menteri Kehutanan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengajukan permohonan revisi bila ada kawasan yang belum terakomodir melalui pemerintah daerah.

    Adapun hubungan antara korporasi dengan dua orang tersangka lainnya, yaitu diduga pertama, perusahaan yang mengajukan permintaan pada mantan Gubernur Riau Annas Maamun diduga tergabung dalam Duta Palma Group yang mayoritas dimiliki oleh PT Darmex Agro.

    Surya diduga juga merupakan "beneficial owner" PT Darmex Agro dan Duta Palma Group. Suheri merupakan Komisaris PT Darmex Agro dan orang kepercayaan Surya, termasuk dalam pengurusan perizinan lahan seperti diuraikan dalam kasus ini.

    Dalam penyidikan itu, diduga Surya merupakan "beneficial owner" PT Palma Satu bersama-sama Suheri Terta selaku orang kepercayaan Surya daIam mengurus perizinan terkait lahan perkebunan milik Duta Palma Group dan PT Palma Satu dan kawan-kawan sebagai korporasi yang telah memberikan uang Rp3 miliar pada Annas Maamun terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014.

    Oleh karena tersangka Surya diduga merupakan "beneficial owner" sebuah korporasi, dan korporasi juga diduga mendapatkan keuntungan dari kejahatan tersebut, maka penanggungjawaban pidana selain dikenakan terhadap perorangan juga dapat dilakukan terhadap korporasi.

    Perkara itu merupakan pengembangan dari hasil OTT pada 25 September 2014 lalu. Dalam kegiatan tangkap tangan itu, KPK mengamankan uang dengan total Rp2 miliar dalam bentuk Rp500 juta dan 156 ribu dolar Singapura kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka.

    Dua tersangka itu, yakni Gubernur Riau 2014-2019 Annas Maamun dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau Gulat Medali Emas Manurung. (**/ant)



     
    Berita Lainnya :
  • Kasus Alih Fungsi Hutan Riau: Zulkifli Hasan Penuhi Panggilan KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Empat Rumah Ludes Terbakar di Inhu Saat Pemilik Lelap Tidur
    02 Riau Pecah Rekor Lagi, Hari Ini 71 Positif Covid-19, Kampar Terbanyak 32 Kasus!
    03 Kepenghuluan Sekapas Rohil Memprihatinkan, Tak Ada Listrik dan Akses Jalan Buruk
    04 Fauzar Resmi Gantikan Said Syarifuddin Sebagai Penjabat Sekda Inhil
    05 Dilepas Bupati Wardan, Inhil Ekspor Perdana Ribuan Ton Kelapa Bulat ke Malaysia
    06 Riau ''Meledak'' 50 Kasus Hari Ini, Rohil Klaster Baru 18 Orang Positif Covid-19
    07 Pilkada Rohil: Haji Leman Sangat Tepat Dampingi Kader Golkar Afrizal Sintong
    08 Tokoh dan Kaum Hawa Pematang Pudu Siap Dukung Kasmarni-Bagus Santoso
    09 Kabar Hari Minggu, Positif Covid-19 di Riau Bertambah 10 Kasus
    10 19 Pasien Covid-19 Riau Sembuh, Dirawat 87 dan Isolasi Mandiri 20 Orang
    11 Bupati Inhil dan Awak Media Sembelih Tiga Ekor Kerbau
    12 Sembelih 11 Ekor Sapi, RW 01 Pulau Karomah Bagikan 600 Kantong Daging Kurban
    13 Positif Tertular Covid-19, Gubernur Lakukan Karantina Mandiri
    14 Besok PWI Riau Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban di Kantor Arifin Achmad
    15 Idul Adha, PB GNP Covid 19 bersama DPP Santri Tani Indonesia Sembelih 11 Ekor Sapi
    16 Anak Mantan Ketua KPU Tiga Periode Itu Akhirnya Maju di Pilkada Rohil
    17 Adakan Kurban di Masjid At Taqwa Pinggir, Kasmarni: Ini Bentuk Rasa Syukur dan Berbagi
    18 Bupati Inhil Imbau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Penyembelihan Hewan Kurban
    19 Giliran Kampar ''Meledak'' Dengan 15 Positif, Riau Hari Ini Total 19 Kasus Covid-19
    20 Heboh Soal ''Pitih Sanang'' PLTA Koto Panjang, Gubernur Sumbar: Jangan Lupakan Sejarah...
    21 Jauh dari Keluarga, WNI di Ethiopia Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha
    22 Bertambah Lagi 11 Positif Covid-19 di Riau, Total 426 Kasus!
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar