MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Pengungkapan Kasus Perdagangan Kulit Dan Organ Harimau Sumatera di Indragiri Hulu oleh Polda Riau
Minggu, 16-02-2020 - 16:44:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Pengungkapan Kasus Perdagangan Kulit Dan Organ Harimau Sumatera di Indragiri Hulu oleh Polda Riau
  •  

    PEKANBARU – Polda Riau kembali mengungkap jaringan perdagangan organ harimau, tiga pelaku yang membawa dan menyimpan bagian tubuh dari Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrea) yang sudah mati. Organ Harimau Sumatera tersebut antara lain 1 (satu) lembar kulit, 4 (empat) taring, dan 1 (satu) karung berisi tulang-belulang Raja Hutan disimpan dalam plastik dan karung. Penangkapan dilakukan, Sabtu, 15 Februari 2020, sekitar pukul 11.00 WIB, di Jalan Arjuna Dusun IV RT/RW 002/091 Kelurahan Candi Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

    "Tim menerima informasi jual beli bagian tubuh Harimau Sumatera Jumat lalu, 14 Februari 2020. Ketiga tersangka membawa bagian tubuh Harimau Sumatera dari daerah Muara Tebo, Jambi menggunakan mobil Toyota Avanza nopol D 1606 ABK," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, M.Si melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Sunarto, Sabtu, 15 Februari 2020.

    Kabid Humas menjelaskan, ketiga pelaku mengaku akan mengantarkan bagian tubuh harimau tersebut kepada seseorang di daerah Air Molek, Inhu. Ketiga tersangka, MN Bin KR (45), warga Desa Balai Rajo, Kecamatan Tujuh Ilir, Tebo, Jambi, RT (57), warga Jorong Koto Baru, Desa Sisawah, Sumpur Kudus, Sijunjung, Sumatera Barat dan AT (43) Desa Seresam, Siberida, Inhu, Riau. Ketiga pelaku merupakan kurir yang bertugas mengantar kulit dan tulang harimau dari Tebo Jambi oleh eksekutor an. AT (DPO) dengan upah Rp. 2 juta. Selanjutnya akan diserahkan kepada seseorang an. HN (DPO) di Air Molek, Kab. Indragiri Hulu. "Ketiga tersangka kita amankan dan dibawa bersama barang bukti ke Mapolda Riau, Pekanbaru guna penyidikan lebih lanjut," pungkas Sunarto.

    Maraknya praktek Perdagangan illegal kulit dan organ harimau sumatera karena motif tingginya harga jual organ harimau di pasar gelap. Selembar kulit harimau bisa dijual dengan harga sekitar Rp. 30 juta – Rp. 80 juta, taring harimau Rp. 500 ribu- Rp. 1 juta per buah, dan tulang harimau laku Rp. 2 juta per kilo di pasar gelap.

    Harga tinggi itu disinyalir menjadi alasan para penyelundup untuk nekat melakukan aksi kejahatannya. Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional, akan menghentikan kejahatan penyelundupan satwa tersebut, mengingat satwa itu sudah dalam kategori terancam punah. "Ini bentuk kejahatan terorganisir dengan sistem terputus. Satu dengan lainnya memiliki tugas dan perannya masing-masing. Polda Riau akan terus perangi dan ungkap perdagangan illegal ini," tegasnya. (saf)



     
    Berita Lainnya :
  • Pengungkapan Kasus Perdagangan Kulit Dan Organ Harimau Sumatera di Indragiri Hulu oleh Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polda Riau Gandeng Relawan Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Covid-19
    02 Bengkalis Dirikan Posko Terpadu Covid-19 di Duri, Angkutan Umum Wajib Singgah
    03 Peduli Sesama, Posko Relawan Polda Riau Salurkan Sembako Pakai Ojol
    04 Kadiskes Bengkalis: Kejujuran Pasien, Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19
    05 Bertambah 1 Orang, Kini 5 PDP Covid-19 Dirawat di RSUD Bengkalis
    06 UPDATE: 252 Pasien Covid19 Sembuh, 280 Meninggal dan Riau 12 Kasus Positif
    07 Seorang PDP di Bengkalis Meninggal, Kadiskes: Sudah Dimakamkan
    08 Lahan Tahrel Tak Kunjung Dieksekusi, Lorentius: Saya Baru 4 Hari Menjabat
    09 Bengkalis Gelar Operasi Pasar Murah untuk Warga Terdampak Covid-19
    10 Kontraktor di Dumai Kecewa, Lelang Proyek Dibatalkan di ''Tengah Jalan''
    11 Pasokan BBM untuk Bengkalis Aman, Pertamina Terbitkan Kebijakan Khusus
    12 Alat PCR Dari Swiss Datang, 10.000 Orang Per-Hari Bisa Jalani Tes Covid-19
    13 8.500 APD dan 4.800 ''Rapid Test'' Bantuan Pusat Sudah Tiba di Pekanbaru
    14 Polda Riau Ringkus 5 Pelaku Jaringan Ilegal Taping antar Provinsi, Rugikan Negara Rp2,4 Miliar
    15 Polda Tangkap 5 Pelaku Pencuri Minyak Chevron, Kali Ini di Rokan Hilir
    16 Anggaran Covid-19 Bengkalis Naik Jadi Rp182,7 M, Untuk Apa Tambahan Rp49 Miliar?
    17 Speed Boat Tembilahan-Guntung Kecelakaan, Begini Nasib Penumpang
    18 Bupati Bagikan Masker Gratis Kepada Pedagang Pasar Rubiah Bagansiapiapi
    19 Bengkalis di Ambang Kelangkaan BBM, Ini Penyebabnya
    20 Buruh di Bengkalis Mengeluh, Sejak Covid-19 Pendapatan Hanya Rp35 Ribu Per-Hari
    21 Aksi Masyarakat Pedamaran Rohil Duduki Lahan LKMD di PT JJP Dihentikan
    22 Putus Mata Rantai Covid-19, Lapas Bengkalis ''Rumahkan'' 162 Warga Binaan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar