MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Tim Kuasa Hukum Daftarkan Banding Atas Vonis 6 Tahun Kakek Pembakar Lahan di Inhil
Senin, 17-02-2020 - 19:26:04 WIB
Zainuddin SH, salah seorang tim kuasa hukum Kamarek dari Indragiri Hilir Lawyer Club. 
TERKAIT:
 
  • Tim Kuasa Hukum Daftarkan Banding Atas Vonis 6 Tahun Kakek Pembakar Lahan di Inhil
  •  

    TEMBILAHAN, MataPers - Tim kuasa hukum Kamarek bin Ruslan, kakek berusia 60 tahun yang hanya turut serta dalam pembakaran lahan, mengajukan banding atas vonis 6 tahun penjara dan pidana denda Rp3 miliar subsider 6 bulan penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Tembilahan terhadap kliennya.

    Hal ini diungkapkan Zainuddin SH, salah seorang tim kuasa hukum Kamarek dari Indragiri Hilir Lawyer Club di Pengadilan Negeri Tembilahan.

    "Hari ini, kami ajukan secara formal Banding untuk Kamarek di Pengadilan Negeri Tembilahan," ucapnya kepada awak media, Senin (16/2/2020) didampingi tim kuasa hukum lainnya, Maryanto SH. 

    Disebutkan, hari ini pihaknya mendaftarkan surat kuasa dan berkas administrasi lainnya di PN Tembilahan. 

    "Secepatnya kami akan masukan Memori Banding ke PN Tembilahan, sebelum habis tenggat pengajuannya. Tim sekarang sedang bekerja membuat Memori Banding, " imbuhnya. 

    Ia mengatakan, untuk sementara waktu, Kamarek akan menjalani masa penahanan di Lapas Klas II A Tembilahan hingga ada putusan hakim di tingkat selanjutnya.

    Untuk diketahui, kakek Kamarek divonis kurungan 6 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tembilahan atas kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Majelis Hakim menilai, Kamarek terbukti bersalah telah 'turut serta membuka lahan dengan cara membakar'. Fakta persidangan, yang melakukan pembakaran lahan awalnya adalah H Pewa (DPO), sedangkan Kamarek hanya turut serta memasukan daun dan ranting ke dalam api yang sudah menyala. 

    Sangat disayangkan, saat dalam proses persidangan Kamarek yang 'buta' aksara dan hukum ini tidak didampingi penasehat hukum. Padahal mendapatkan pendampingan hukum saat proses persidangan ini merupakan hak terdakwa. Apalagi ia merupakan petani miskin yang bekerja hanya menjaga kebun orang lain. 

    Kamarek dijamin hak konstitusionalnya untuk mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum sebagai sarana perlindungan hak asasi manusia. Salah satu jaminan konstitusional dalam hukum yang dimaksud ialah Hak Atas Bantuan Hukum.

    Jaminan konstitusional Kamarek untuk mendapatkan Hak Atas Bantuan Hukum ini tertuang dalam Pasal 18 ayat (4) UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 14 ayat 3 huruf d UU No. 12 tahun 2005 tentang Ratifikasi Konvensi Internasional Hak-hak Sipil dan Politik, yang intinya menyatakan, “Setiap orang yang diperiksa berhak mendapatkan bantuan hukum sejak saat penyidikan sampai adanya putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap”. 

    Berdasarkan hal ini, jelas sudah, bahwa bantuan hukum merupakan hak setiap orang yang dijamin konstitusi dan peraturan perundang-undangan lainnya. Bagaimana kita menyatakan hukum itu sudah ditegakkan dengan adil, kalau hak-hak para pencari keadilan seperti Kamarek untuk mendapatkan akses Hak Asasi Atas Bantuan Hukumnya tidak terpenuhi. (Syuk)



     
    Berita Lainnya :
  • Tim Kuasa Hukum Daftarkan Banding Atas Vonis 6 Tahun Kakek Pembakar Lahan di Inhil
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polda Riau Gandeng Relawan Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Covid-19
    02 Bengkalis Dirikan Posko Terpadu Covid-19 di Duri, Angkutan Umum Wajib Singgah
    03 Peduli Sesama, Posko Relawan Polda Riau Salurkan Sembako Pakai Ojol
    04 Kadiskes Bengkalis: Kejujuran Pasien, Kunci Keberhasilan Penanganan Covid-19
    05 Bertambah 1 Orang, Kini 5 PDP Covid-19 Dirawat di RSUD Bengkalis
    06 UPDATE: 252 Pasien Covid19 Sembuh, 280 Meninggal dan Riau 12 Kasus Positif
    07 Seorang PDP di Bengkalis Meninggal, Kadiskes: Sudah Dimakamkan
    08 Lahan Tahrel Tak Kunjung Dieksekusi, Lorentius: Saya Baru 4 Hari Menjabat
    09 Bengkalis Gelar Operasi Pasar Murah untuk Warga Terdampak Covid-19
    10 Kontraktor di Dumai Kecewa, Lelang Proyek Dibatalkan di ''Tengah Jalan''
    11 Pasokan BBM untuk Bengkalis Aman, Pertamina Terbitkan Kebijakan Khusus
    12 Alat PCR Dari Swiss Datang, 10.000 Orang Per-Hari Bisa Jalani Tes Covid-19
    13 8.500 APD dan 4.800 ''Rapid Test'' Bantuan Pusat Sudah Tiba di Pekanbaru
    14 Polda Riau Ringkus 5 Pelaku Jaringan Ilegal Taping antar Provinsi, Rugikan Negara Rp2,4 Miliar
    15 Polda Tangkap 5 Pelaku Pencuri Minyak Chevron, Kali Ini di Rokan Hilir
    16 Anggaran Covid-19 Bengkalis Naik Jadi Rp182,7 M, Untuk Apa Tambahan Rp49 Miliar?
    17 Speed Boat Tembilahan-Guntung Kecelakaan, Begini Nasib Penumpang
    18 Bupati Bagikan Masker Gratis Kepada Pedagang Pasar Rubiah Bagansiapiapi
    19 Bengkalis di Ambang Kelangkaan BBM, Ini Penyebabnya
    20 Buruh di Bengkalis Mengeluh, Sejak Covid-19 Pendapatan Hanya Rp35 Ribu Per-Hari
    21 Aksi Masyarakat Pedamaran Rohil Duduki Lahan LKMD di PT JJP Dihentikan
    22 Putus Mata Rantai Covid-19, Lapas Bengkalis ''Rumahkan'' 162 Warga Binaan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar