MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Dugaan Pemalsuan Dokumen Pemenang Tender di PDAM Bengkalis Diusut
Jumat, 27-11-2020 - 20:25:18 WIB
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus)  Kejari Bengkalis Juprizal. (Foto:Antara)
TERKAIT:
 
  • Dugaan Pemalsuan Dokumen Pemenang Tender di PDAM Bengkalis Diusut
  •  

    BENGKALIS, MataPers- Kejaksaan Negeri (Kejari)  Bengkalis sudah melakukan penyidikan terhadap kelompok kerja (Pokja) di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang memenangkan CV. Pastikaya Sakti dalam tender pengadaan bahan kimia PDAM Tirta Terubuk Bengkalis yang diduga tidak memiliki dokumen lengkap.

    "Memang benar kita sudah mulai melakukan pengusutan terhadap pemenang tender bahan kimia tersebut,  dimana PDAM Bengkalis menolak pemenang  yang diduga kelengkapan dokumen dipalsukan," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus)  Kejari Bengkalis Juprizal di Bengkalis, Jumat (27/11).

    Untuk tahap awal, pihaknya akan memanggil perwakilan dari PDAM Tirta Terubuk Bengkalis terkait penolakan terhadap pemenang tender tersebut. "Tentu untuk data awal kita memanggil pihak dari PDAM," kata Juprizal.

    Setelah itu, pemanggilan juga akan dilakukan kepada Pokja LPSE Bengkalis untuk pemeriksaan selanjutnya,  termasuk pemenang tender tersebut.

    "Ada sembilan orang Pokja nanti akan kita panggil dan diperiksa," ungkap Kasi Pidsus.

    Untuk tahap awal baru pengumpulan bahan keterangan, apabila ditemukan unsur pemalsuan dokumen tersebut baru ditingkatkan ke tahap penyidikan.

    "Kalau ada unsur pemalsuan dokumen kita akan tingkatkan kasus ini nantinya" tegas Juprizal.

    Diberitakan sebelumnya, kelompok kerja di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bengkalis diduga memenangkan perusahaan yang tidak memiliki kelengkapan dokumen pada tender proyek pengadaan bahan kimia untuk produksi air bersih Perumda Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis dan  Cabang Sungai Pakning.

    Selain itu, dari sejumlah informasi yang didapatkan, adanya penolakan dari Perumda Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkakis kepada Pokja  terhadap CV. Pastikaya Sakti yang memenangkan dua tender bahan kimia tersebut karena diragukan keabsahan dokumennya.

    Sementara, pihak Perumda Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis saat dimintai keterangan melalui Kepala Bagian Teknik dan Perencanaan, Abel Iqbal mengakui, memang sampai saat ini kontrak pekerjaan terhadap dua paket pekerjaan bahan kimia belum ada karena ada kejanggalan terkait keabsahan dokumen pemenang tender tersebut. (**/ant)



     
    Berita Lainnya :
  • Dugaan Pemalsuan Dokumen Pemenang Tender di PDAM Bengkalis Diusut
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kasus Positif Covid-19 di Riau 153, Pasien Sembuh Tercatat 99 Orang
    02 Ketua Satgas Positif Covid-19, Doni Monardo: Masyarakat Jangan Kendor 4M
    03 ForKI Riau Serahkan Santunan Kepada Keluarga Almarhum Moralis
    04 Bagus Santoso, Wartawan Pertama Riau Jadi Wakil Bupati
    05 Evakuasi Benda Mirip Rudal dari Anambas, Danlanal: Masih Kami Identifikasi
    06 KPU Tetapkan Kasmarni-Bagus Santoso Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
    07 Kasus Tewasnya Haji Permata: Enam Petugas BC Tidak Penuhi Panggilan Polda Riau
    08 Tol Pekanbaru-Bangkinang Optimis Dirampungkan Tahun 2021 Ini
    09 Laju Pertumbuhan Penduduk Riau Melambat 2,18 Persen, Ini Penyebabnya
    10 Soal HGU Perkebunan Sawit di Riau, Majelis Komisioner: Informasi Publik!
    11 Bertambah 123 Kasus, Ini Sebaran Covid-19 di Riau
    12 Gubri Syamsuar Jalankan Kegiatan Pemerintahan dari Rumah Dinas
    13 Sekda Pekanbaru Silaturahmi dengan Komisi Informasi Riau dan Bahas PPID
    14 Tertolong Harga Sawit, Realisasi Penerimaan Pajak Riau 98,51 Persen
    15 Masa Jabatan 'Plh' Berakhir, Ini Kata BKD Riau Soal Calon Pj Sekdaprov
    16 Kasus Corona di Riau Kembali Naik Tajam, Ini Data Terbaru
    17 Tidak Tepati Janji Kampanye, Warga Ramai-ramai Ikat Walikota di Pohon
    18 Mengerikan, Tiga Bulan Terakhir 1 Juta Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19
    19 Puluhan Nakes Pekanbaru Gagal Vaksinasi Covid-19, Ada Apa?
    20 Pasien Sembuh Bertambah 186, Positif Covid-19 di Riau Kini 27.053 Kasus
    21 KPK Perpanjang Masa Penahanan Wali Kota Dumai Nonaktif
    22 Mamuju Diguncang Gempa 6,2 Magnitudo, Banyak Korban Terhimpit Runtuhan Bangunan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar