MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Uang Nasabah Dibobol Teler BRK, Dirut Sebut Pincab Pasir Pangarayan Lalai!
Rabu, 31-03-2021 - 18:30:09 WIB
Dirut PT Bank Riau Kepri Andi Buchori tampak didampingi pimpinan divisi hukum, Restu, dan Direktur dana dan jasa, Suharto.
TERKAIT:
 
  • Uang Nasabah Dibobol Teler BRK, Dirut Sebut Pincab Pasir Pangarayan Lalai!
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Pihak Bank Riau Kepri mengakui kasus pembobolan uang nasabah oleh oknum karyawan bank "plat merah" tersebut akibat kelalaian Pimpinan Cabangnya, yakni Pincab BRK Pasir Pangarayan, Kabupaten Rokan Hulu.

    Pernyataan itu disampaikan Direktur Utama PT Bank Riau Kepri, Andi Buchori dalam keterangan persnya, Rabu (31/3/2021) di Pekanbaru. Andi Buchori tampak didampingi pimpinan divisi hukum, Restu, dan Direktur dana dan jasa, Suharto.

    "Kasus itu terjadi akibat kelalaian dari pimpinan cabang BRK Pasir Pangaraian yang memberikan password terhadap teler yang dipercayanya. Dan akibatnya teler tersebut melakukan tindakan mengambil uang nasabah," kata Andi Buchori seperti dikutip dari laman web berita Pemprov Riau, mediacenter.riau.go.id.

    Untuk mengantisipasi tidak terulangnya kembali kasus tindak pidana perbankan, yakni tindakan fraud dengan membobol rekening nasabah BRK, menurut Andi Buchori,  manajemen BRK  sudah memberlakukan finger print, untuk membuka kunci atau password, tanpa menggunakan kode yang biasa digunakan.

    “Dengan kasus yang dilaporkan menjadi pembelajaran agar tidak terulang kembali selain ada niat juga ada kesemptan. Pada saat ini dari sisi kesempatannya, dilaporkan agar ada efek jeranya. Sekarang kesempatan itu agar tidak terjadi, kita mengganti sistem finger print, sehingga tidak bisa lagi oleh sipelaku itu memiliki password yang dimiliki oleh atasannya. Makanya atasannya juga ikut terlapor dan bahkan jadi tersangka. Karena atasanya menyerahkan password, dan disalahgunakan,” ujar Andi Buchori.

    “Dan ini menjadi pembelajaran bagi atasannya, agar tidak mudah menyerahkan password sendiri. Tapi kejadian itu mudah-mudahan tidak dilakukan lagi, karena secara sistem kita tidak lagi menggunakan cara-cara manual dengan password, tapi dengan finger print, kecuali dia meminjamkan jarinya, dicopot dulu oleh sipelaku,” ujar Andi.

    Dijelaskan Andi Buchari, dalam kasus dua eks karyawan BRK di Pasir Pangaraian yang terjadi tanhun 2012 hingga 2016 tersebut, pihaknyalah yang melaporkan ke pihak aparat kepolisian. Agar ke depannya nasabah BRK semakin percaya dalam menyimpan uangnya di BRK. Dan jika terjadi kecurangan pihaknya akan langsung menyelesaikannya dengan baik, dan setiap rupiah uang nasabah bisa terselamatkan. 

    Andi memaparkan, pihaknya sengaja melaporkan kasus ini ke Polda Riau sebagai upaya untuk menumbuhkan kepercayaan kepada nasabah. Selain itu, sebagai komitmen pihaknya dalam menindaktegas bagi oknum-oknum pegawai yang nakal.

    "Laporan ke aparat kepolisian itu merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga dan memelihaara kepercayaan para nasabah. Supaya mereka lebih nyaman lagi," ulasnya.

    Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Polda Riau telah menahan dua tersangka kasus pencurian uang nasabah bank BRK  hingga Rp1,3 miliar.

    "Pekerja bank memiliki potensi untuk melakukan kejahatan tindak pidana perbankan dan bisa melakukan pencurian dana dari rekening nasabah. Oleh karena itu, diingatkan kepada masyarakat atau nasabah harus rajin mengecek saldo, apalagi rekening dormant atau rekening diam," kata Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, di Pekanbaru, Selasa (30/3/2021) lalu. 

    Polda Riau menghadirkan dua oknum mantan pegawai bank yang menjadi tersangka dan sudah ditahan pada jumpa pers di Pekanbaru. (mp01/mcr)



     
    Berita Lainnya :
  • Uang Nasabah Dibobol Teler BRK, Dirut Sebut Pincab Pasir Pangarayan Lalai!
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Covid-19 Naik Tajam, Warga India Ramai-ramai Eksodus ke Jakarta
    02 Pengetatan Dimulai, Mudik Idul Fitri Dilarang Sepanjang 22 April-24 Mei 2021
    03 Banjir Landa Kecamatan Binawidya, 350 KK di Sungai Sibam Butuh Bantuan
    04 Awal Mei, Pengprov PBSI Riau Gelar Musyawarah
    05 Komisi V DPRD Riau Apresiasi Gerak Cepat Badan Penghubung Jakarta
    06 Ibu-Ibu Ethiopia Memasak untuk Buka Puasa Warga Indonesia di Addis Ababa
    07 Tinjau Lokasi PSU di Desa Ringin, Pj Bupati Inhu: Semoga Tidak Ada Kendala
    08 PSU di Rohul Selasa Besok, Kapolres Harapkan Penyelenggara Bersikap Profesional
    09 800 Pengaduan Masuk ke DP, Dheni Kurnia Ingatkan Media di Riau Patuhi Kode Etik dan UU Pers
    10 Habis Lebaran, PWI Riau Kembali Rekrut Anggota Baru
    11 Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Riau Hampir Tembus 1.000 Orang
    12 Setelah Ditegur, Penjagaan Kantor dan Kediaman Gubernur Diperketat
    13 Wakil Ketua DPRD Syaiful Ardi Hadiri Peresmian Mushalla PKDP Bengkalis
    14 Selama Ramadhan Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Tutup, Kecuali...
    15 Bahan Pokok Riau Aman Selama Ramadhan, Cabai Merah Mengkhawatirkan
    16 Muhammadiyah Sebut Pasien Positif Covid-19 dan OTG Tidak Wajib Puasa
    17 Amankah Divaksin Covid-19 Saat Puasa Ramadhan? Begini Penjelasan Para Pakar
    18 Soal Konflik Lahan Gondai Pelalawan, Istana Minta Aparat Ciptakan Kondisi Kondusif
    19 Enam Nama Calon Sekdaprov Riau Lulus Administrasi Pansel, Ini Mereka
    20 Ini Pemenang 11 Kategori Anugerah Pariwisata Riau 2021
    21 Malam Ini, 11 Katagori Anugerah Pariwisata Riau Diumumkan
    22 Gubri Lantik Wantikda Riau, Diharapkan Percepat Misi Kelima RPJMD
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar