MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
KASUS KEMATIAN BRIGADIR YOSUA
Setelah Kadiv Propam, Giliran Karo Paminal dan Kapolres Jaksel Dinonaktifkan
Rabu, 20-07-2022 - 23:07:13 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (20/7/2022). (Foto: Antara)
TERKAIT:
   
 

JAKARTA, MataPers - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto dari jabatannya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (20/7/2022) malam, menyebutkan penonaktifan ini dalam rangka menjaga transparansi, objektivitas dan akuntabilitas dalam pengungkapan kasus baku tembak antaranggota di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo beberapa waktu lalu yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Untuk menjaga independensi tersebut, transparansi dan akuntabel pada malam hari ini bapak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan dua orang. Yang pertama Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan, yang kedua yang dinonaktifkan pada malam hari ini adalah Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto," kata Dedi seperti dilansir antaranews.com.

Dedi mengatakan untuk pengganti Kapolres Jakarta Selatan akan ditunjuk oleh Kapolda Metro Jaya. Jenderal bintang dua itu menegaskan tim khusus terus bekerja dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi.

"Sehingga tim harus betul-betul menjaga marwah itu sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri," ujarnya.

Ia menyebutkan dalam pengungkapan kasus ini Kapolri berkomitmen agar tim harus bekerja secara profesional maksimal dengan proses pembuktian secara ilmiah. "Ini merupakan suatu keharusan," kata Dedi.

Keputusan menonaktifkan dua pejabat Polri itu disampaikan usai gelar perkara awal laporan yang dilayangkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J terkait dugaan pembunuhan berencana.

Sebelumnya desakan untuk menonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Metro Jakarta Selatan juga disampaikan oleh pihak kuasa hukum keluarga Brigadir J. Karo Paminal dianggap memberikan tekanan kepada keluarga saat mengantar peti jenazah Brigadir J.

"Karo Paminal itu harus diganti, karena dia bagian dari masalah dan bagian dari seluruh persoalan yang muncul, karena dia yang melakukan pengiriman mayat dan melakukan tekanan kepada keluarga untuk (tidak) membuka peti mayat," ujar Johnson Panjaitan kepada wartawan, Selasa (19/7).

Dia menyebut Karo Paminal melanggar asas keadilan. Dia juga menyebut ada pelanggaran terhadap hukum adat yang sangat diyakini keluarga Brigadir Yoshua.

"Jadi, selain melanggar asas keadilan, juga melanggar prinsip-prinsip hukum adat yang sangat diyakini oleh keluarga korban. Menurut saya, itu harus dilakukan. Tapi yang jauh lebih penting adalah kapolres itu yang melakukan memimpin proses penyidikan," kata Johson.

Senada dengan Johnson, Kamaruddin Simanjuntak selaku koordinator menilai Kapolres Jakarta Selatan tidak bekerja sesuai presuder untuk mengungkap perkara tersebut.

"Karena Kapolres Jaksel itu bekerja tidak sesuai prosedur untuk mengungkap perkara tindak pidana dan sampai sekarang belum ada tersangkanya olah TKP tidak melibatkan Inafis, dan tidak memasang police line," ujar Kamaruddin.

Sebelumnya, Kapolri telah menon-aktifkan Irjen Pol. Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri. (**/ant)



 
Berita Lainnya :
  • Setelah Kadiv Propam, Giliran Karo Paminal dan Kapolres Jaksel Dinonaktifkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kemendikbudristek Minta LAMR Mengevaluasi Pantun Warisan Dunia
    02 Terindikasi Kuat, Terjadi Pelanggaran HAM dalam Kasus Kematian Brigadir J
    03 Mahkamah Agung Tolak Kasasi JPU, Dosen Nonaktif Unri Syafri Harto Bebas
    04 Dicurigai Bakal ke Malaysia Secara Ilegal, 45 WNI dan 13 WNA Ditangkap di Dumai
    05 25 Hektar Lahan Dekat Hutan Lindung Terbakar, Dua Heli Water Boombing Dikerahkan
    06 Ajak Masyarakat Jaga Marwah Melayu, Gubri: Apa Begitu, Tari Persembahan Pakai Sepatu?
    07 Tersangka! Irjen Ferdy Sambo Bersama Dua Pati Polri Ditahan di Mako Brimob
    08 Gubri: Pembangunan Pesat, Kini Riau Salah Satu Pusat Perekonomian Sumatera
    09 Jadi Irup Hari Jadi Provinsi Riau ke-65, Wabup Rohil Bacakan Amanat Gubernur
    10 BSP Kelola 100 Persen CPP Blok, Gubri: Kado Spesial di HUT ke-65 Provinsi Riau
    11 Setelah Korea, Giliran Pengusaha Jepang Investasi di Rohil Bangun ''International Fish Market''
    12 Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Rohil dan GMRB Santuni Anak Yatim di SMAN 1 Bagansiapiapi
    13 HUT RIAU KE-65: Di Tengah Pandemi, Ekonomi Tumbuh 4,88 Persen dan Kemiskinan Berkurang
    14 Silaturahmi ke Kediaman Gubernur Terdahulu, Gubri Antar Langsung Undangan HUT 65 Riau
    15 Setelah Viral, Oknum Pelaku Pungli di Bandara SSK II Pekanbaru Damai Dengan Korban
    16 Sambut Hari Jadi Riau ke-65, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Konsumtif Bagi 629 Duafa
    17 Disambut Langsung Bupati, Alhamdulillah Seluruh Jemaah Haji Rohil Tiba di Tanah Air
    18 Besok FKPMR Gelar Bincang Migas Riau, Hadirkan Direktur PHR dan BSP
    19 Atasi Hama Tumbuhan, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Pestisida Nabati di Air Molek
    20 Kebakaran di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Diduga Akibat Korsleting AC
    21 Rugikan Negara Rp78 Triliun, DPR Desak Kejagung dan KPK Tangkap Bos PT Duta Palma
    22 CATATAN ARIEF GUNAWAN: Ketika Arsip Suratkabar Hancur, Sejarah Mati
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar