MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Dialog dengan GEMMPAR, BPN Riau Segera Proses Pencabutan HGU PT TUM di Kuala Kampar
Rabu, 03-08-2022 - 19:21:36 WIB
Tim dari GEMMPAR bersama BPN Riau usai berdialog tentang HGU PT TUM di Kuala Kampar.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, MataPers - Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau sepakat untuk memproses pencabutan HGU PT TUM. Kesimpulan ini didapat setelah melakukan dialog dengan GEMMPAR (Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Kuala Kampar) di Ruang Mediasi Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau, Rabu (3/8/2022).

Tim dari GEMMPAR terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh mahasiswa, tim advokasi, dan tim kajian ilmiah yakni Kazzaini KS,  M. Nasir Penyalai, Andi Lawyer, Said Abu Supian, Dr. Elviriadi, S.Pi., M.Si, Wan Andi Gunawan, M. Supiono, Wawan Gunawan dan Hendra Zulfikar serta beberapa aktivis lingkungan. Dalam pada itu, tim dari BPN terdiri atas Kepala Kanwil BPN Prov. Riau, M. Syahrir dan didampingi oleh beberapa staf.

Kazzaini selaku tokoh Masyarakat Kec.Kuala Kampar menyampaikan bahwa Pulau Mendul merupakan pulau delta yang berasal dari endapan Sungai Kampar. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, pekebun juga nelayan. Sekitar 10.000 Ha lahan di P. Mendul, Kec. Kuala Kampar merupakan Lumbung Padi Kab. Pelalawan. Tanah P. Mendul itu, sangat mudah abrasi.

Sehingga hadirnya PT TUM akan merusak hutan, kebun-kebun, mempercepat abrasi pantai, merusak perladangan padi, serta tanaman yang sudah ditanam masyarakat.  Maka dari itu, beliau menegaskan bahwa HGU PT TUM harus segera dicabut. 
 
Kemudian, M. Nasir sebagai mantan sekretaris LAM Riau dan juga tokoh Adat berpendapat bahwa sebelum masuknya PT TUM ke Pulau Mendul, masyarakat setempat hidup aman, tenteram dalam kesehariannya meskipun sebagai petani. Namun, bak halilintar, biadab ia katakan, datangnya PT TUM ke Pulau Mendul  membuat kegaduhan, merusak hutan  yang berada di P. Mendul. "Oleh sebab itu, demi masyarakat P.Mendul, HGU PT TUM harus segera dicabut," tegas M Nasir.

Dr. Elviriadi, S.Pi., M.Si sebagai aktivis lingkungan serta tim Kajian Ilmiah GEMMPAR, setelah meninjau lokasi yang digarap PT TUM, menyampaikan bahwa lahan yg dilakukan pengolahan merupakan rawa gambut. Terjadi pengerukan gambut berupa kanal, dengan kanal (parit besar) terjadi overdrainage (air keluar dalam jumlah besar ke laut) sehingga mudah memicu Karhutla. Jika gambut dikeringkan, maka terjadi perubahan biogeofisik gambut. Perusakan gambut menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati hutan tersisa dan hilangnya plasma genetik.

Dari aspek Yuridis, Andi Lawyer sebagai Tim Advokasi dan pengacara, yang asli anak Kuala Kampar yang berfokus pada kajian yuridis PT TUM, menyampaikan bahwa HGU PT TUM cacat hukum. PT TUM telah melanggar poin-poin yang tertuang pada Surat Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang tentang HGU PT.TUM. Terdapat poin-poin kekeliruan, yang tidak relevan dalam SK penerbitan HGU PT TUM. Sehingga, sudah cukup jelas dan memenuhi syarat HGU PT TUM dicabut. (**/rls)



 
Berita Lainnya :
  • Dialog dengan GEMMPAR, BPN Riau Segera Proses Pencabutan HGU PT TUM di Kuala Kampar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kemendikbudristek Minta LAMR Mengevaluasi Pantun Warisan Dunia
    02 Terindikasi Kuat, Terjadi Pelanggaran HAM dalam Kasus Kematian Brigadir J
    03 Mahkamah Agung Tolak Kasasi JPU, Dosen Nonaktif Unri Syafri Harto Bebas
    04 Dicurigai Bakal ke Malaysia Secara Ilegal, 45 WNI dan 13 WNA Ditangkap di Dumai
    05 25 Hektar Lahan Dekat Hutan Lindung Terbakar, Dua Heli Water Boombing Dikerahkan
    06 Ajak Masyarakat Jaga Marwah Melayu, Gubri: Apa Begitu, Tari Persembahan Pakai Sepatu?
    07 Tersangka! Irjen Ferdy Sambo Bersama Dua Pati Polri Ditahan di Mako Brimob
    08 Gubri: Pembangunan Pesat, Kini Riau Salah Satu Pusat Perekonomian Sumatera
    09 Jadi Irup Hari Jadi Provinsi Riau ke-65, Wabup Rohil Bacakan Amanat Gubernur
    10 BSP Kelola 100 Persen CPP Blok, Gubri: Kado Spesial di HUT ke-65 Provinsi Riau
    11 Setelah Korea, Giliran Pengusaha Jepang Investasi di Rohil Bangun ''International Fish Market''
    12 Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Rohil dan GMRB Santuni Anak Yatim di SMAN 1 Bagansiapiapi
    13 HUT RIAU KE-65: Di Tengah Pandemi, Ekonomi Tumbuh 4,88 Persen dan Kemiskinan Berkurang
    14 Silaturahmi ke Kediaman Gubernur Terdahulu, Gubri Antar Langsung Undangan HUT 65 Riau
    15 Setelah Viral, Oknum Pelaku Pungli di Bandara SSK II Pekanbaru Damai Dengan Korban
    16 Sambut Hari Jadi Riau ke-65, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Konsumtif Bagi 629 Duafa
    17 Disambut Langsung Bupati, Alhamdulillah Seluruh Jemaah Haji Rohil Tiba di Tanah Air
    18 Besok FKPMR Gelar Bincang Migas Riau, Hadirkan Direktur PHR dan BSP
    19 Atasi Hama Tumbuhan, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Pestisida Nabati di Air Molek
    20 Kebakaran di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Diduga Akibat Korsleting AC
    21 Rugikan Negara Rp78 Triliun, DPR Desak Kejagung dan KPK Tangkap Bos PT Duta Palma
    22 CATATAN ARIEF GUNAWAN: Ketika Arsip Suratkabar Hancur, Sejarah Mati
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar