MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Blok Rokan Ditargetkan Hasilkan Produksi Migas Terbesar Setelah Cepu
Selasa, 04-01-2022 - 18:32:42 WIB
Kepala SKK migas Dwi Soetjipto  melakukan kunjungan ke fasilitas War Room PHR WK Rokan di Pekanbaru, Selasa (4/1/2022). (Foto: Antara) 
TERKAIT:
 
  • Blok Rokan Ditargetkan Hasilkan Produksi Migas Terbesar Setelah Cepu
  •  

    PEKANBARU, MataPers  - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan Blok Rokan ke depannya akan kembali menjadi  penghasil minyak dan gas (Migas) terbesar di Indonesia walau saat ini Blok Rokan menjadi nomor dua setelah Blok Cepu.

    "Melihat entry level di awal tahun 2022 yang di angka 163 ribu BOPD dan target 2022 sebesar 180 BOPD, maka di akhir tahun 2022 produksi akan mencapai di angka sekitar 195 ribu BOPD. Sehingga di Bulan Agustus 2022 saat HUT Kemerdekaan RI ke-77, WK Rokan akan kembali menjadi produsen minyak terbesar di Indonesia mengalahkan Blok Cepu," kata Dwi Soetjipto usai  melakukan kunjungan ke fasilitas War Room PHR WK Rokan di Pekanbaru, Selasa (4/1/2022).

    Dwi mengatakan, War Room yang dibangun sebagai bagian dari persiapan mendukung rencana kerja masif dan agresif pengeboran 400 hingga 500 sumur baru.

    Turut mendampingi pada kunjungan tersebut, Direktur Pengembangan Subholding Upstream Pertamina Taufiq Aditiyawarman dan Direktur Utama PHR Jaffee A. Suardin.

    Fasilitas yang berlokasi di Kantor Utama PHR WK Rokan di Rumbai, Pekanbaru, ini dilengkapi enam layar utama yang menyajikan data dan informasi dalam bentuk digital dashboard terkait Asset Development dan Drilling & Completion yang memantau aktivitas pengeboran dan jadwal pengeboran yang terintegrasi; Facility Engineering yang mempersiapkan lokasi pengeboran dan membangun fasilitas produksi sumur; dan Operations & Maintenance yang memantau dan mengelola kegiatan produksi dan perawatan peralatan.

    Dari fasilitas ini, data dan informasi perkembangan pelaksanaan program pengeboran dapat dipantau secara langsung atau real time.

    "SKK Migas memberikan apresiasi atas inisiatif PHR membangun fasilitas ini. Ini adalah langkah antisipasi yang baik untuk mendukung pelaksanaan pemboran yang optimal. Akurasi data yang diperoleh di dalam fasilitas ini akan sangat membantu keputusan dan keberhasilan pencapaian kinerja migas," katanya.

    Kata dia,  ada  dua  hal yang  sangat harapkan di Rokan yaitu pelaksanaan EOR dan pengembangan Migas Non Konvensional (MNK). Keduanya adalah tulang punggung bagi peningkatan migas di masa mendatang.

    "Setelah tertunda di akhir Desember 2021 untuk persetujuan POD EOR, kami harap di awal tahun 2021 segera mendapatkan POD EOR. Kemudian terkait MNK, kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan Sub Holding Upstream Peramina yang telah memberikan dukungan kepada PHR sehingga ditahun ini akan ada pengeboran 2 sumur MNK. Keberhasilan EOR dan MNK di Rokan akan menjadi sejarah baru bagi pengembangan hulu migas di masa mendatang," kata Dwi.

    Ia juga mengunjungi salah satu sumur baru di Lapangan Minas yang dibor pada awal tahun 2022 ini, mengawali program pengeboran yang masif dan agresif.

    PHR menargetkan pengeboran 400-500 sumur baru di tahun ini, PHR juga berencana menambah jumlah rig, menjadi paling tidak 20 rig pengeboran. Saat ini, WK Rokan mengoperasikan 18 rig pengeboran. Target produksi di tahun 2022 diharapkan akan naik menjadi rata-rata tahunan sekitar 180 ribu barel per hari.

    “PHR memiliki target pemboran yang agresif yang tahun ini berjumlah 400 sampai 500 sumur pengembangan. Kami sangat memberikan apresiasi, karena telah menyambut ajakan SKK Migas untuk agresif melakukan pemboran di 2022. Kunjungan kami hari ini adalah bagian dari apresiasi terhadap KKKS yang memiliki program yang agresif di 2022," ujar Dwi Soetjipto.

    Lebih lanjut Dwi Soetjipto menyampaikan bahwa telah disaksikan bersama New Rokan, pengelolaan Blok Rokan oleh anak bangsa sehingga blok yang bagus ini dapat menjadi harapan Indonesia untuk menjadi tulang punggung pencapaian produksi 1 juta barel di tahun 2030.

    "Kami mendukung sepenuhnya perjuangan para perwira PHR untuk merealisasikan apa-apa yang telah direncanakan untuk meningkatkan produksi minyak di blok ini," kata  Dwi Soetjipto.

    Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan Jaffee A Suardin menyampaikan bahwa pusat kendali operasional war room, menampilkan informasi komprehensif yang sangat dibutuhkan oleh pengambil keputusan hulu migas. Dengan visi Go Digital di Pertamina kami menerapkan efisiensi dengan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat oleh manajemen terutama untuk mencapai target peningkatan produksi yang masif dan agresif.

    "Melalui fasilitas ini dapat dipantau perkembangan kegiatan dan kondisi di lapangan melalui CCTV, termasuk kesiapan lokasi pengeboran, jumlah sumur yang akan dibor dan telah dibor dan yang telah diproduksikan, jumlah dan lokasi rig yang beroperasi,  jumlah produksi minyak melalui visualisasi digital," tukasnya. (**/ant) 



     
    Berita Lainnya :
  • Blok Rokan Ditargetkan Hasilkan Produksi Migas Terbesar Setelah Cepu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Lantik 36 Pejabat Eselon II dan III, Bupati Rohil: Penilaian akan Terus Dilakukan
    02 Pemilik Kebun Sawit di Minas Tewas Diinjak Gajah Liar dengan Kondisi Mengenaskan
    03 Penlok Selesai, Pemerintah Mulai Ganti Rugi Lahan Tol Rengat-Jambi
    04 Harga Sawit Riau Kembali Pecahkan Rekor, Melesat Naik Rp3.533,8/Kilogram
    05 Bupati Rohil Serahkan Santunan Kemensos Pada Ahli Waris Nelayan yang Dimangsa Buaya
    06 70 Persen Napi Lapas Selatpanjang Didominasi Kasus Narkoba
    07 Demo di DPRD Riau, Imigran Afganistan Tuntut Kepastian Dipindahkan ke Negara Ketiga
    08 Polisi Tangkap 8 Pelaku Pembakar Mobil Dinas Lapas Pekanbaru
    09 Besi Jembatan Siak IV Dicuri, Dinas PUPR-PKPP Riau Lapor ke Polisi
    10 Besok, Minyak Goreng Murah Mulai Dijual di Pasar Tradisional Riau
    11 LAM Rohil Beri Gelar Dandim 0321 ''Datuk Paduko Setio Rajo''
    12 Terekam CCTV, Residivis Maling Pagar di Pekanbaru Diringkus Polisi
    13 Masuki Musim Penghujan, BPBD Pekanbaru Siagakan Personel 24 Jam
    14 Pemprov Riau Wacanakan Bangun Kawasan Perkantoran Terpadu di Jalan Cut Nyak Dien
    15 UMSU–UIR Komit Kolaborasi Pengembangan Pendidikan
    16 Disorot Soal Pemanfaatan Tanah Uruk di Rohil, Ini Penjelasan PHR WK Rokan
    17 Pengurus Perbakin Riau Dilantik, Gubri Syamsuar: Perbanyak Iven Pertandingan
    18 Mobil KPLP Pekanbaru Dibakar, Pujo Harinto: Jangan Takut Diteror Saat Perangi Narkoba
    19 61 Peserta Asesmen Pemprov Riau Lolos Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural
    20 Polda Riau Tangkap 11 Jaringan Narkoba Jenis Sabu dari Malaysia
    21 Rohil Bidik 400 Sumur Migas Tua, Bupati Afrizal: Bisa Produksi 40.000 Barel/Hari
    22 Perekonomian Rohil Mulai Menggeliat, Perusahaan Korsel Investasi Rp7 Triliun
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar