MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Covid-19 Naik Tajam, Warga India Ramai-ramai Eksodus ke Jakarta
Kamis, 22-04-2021 - 21:06:51 WIB
Rapat koordinasi penanganan COVID-19 dan Mitigasi bencana di Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Kamis (22/4/2021).
TERKAIT:
 
  • Covid-19 Naik Tajam, Warga India Ramai-ramai Eksodus ke Jakarta
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Kementerian Kesehatan menyampaikan ada warga negara asing (WNA) ramai-ramai masuk ke Indonesia atau eksodus. 

    Hal itu disampaikan Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, dr Bengat saat rapat koordinasi bersama tim Satgas COVID-19 Riau, di Balai Serindit yang dipimpin Kepala BNPB, Doni Monardo bersama Gubernur Riau, H Syamsuar. 

    Rapat koordinasi itu membahas penanganan Covid-19 dan Mitigasi bencana di Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (22/4/2021).

    "Ada kedatangan WNI dan WNA. Kemarin sudah banyak warga India masuk ke Indonesia, banyak sekali," ujar Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, dr Bengat. 

    Menurut Bengat, WNA asal India itu datang ke Indonesia melalui jalur udara. Bahkan, mereka mendarat di bandara Soekarno-Hatta yang notabene ibu kota negara. Para WNI itu langsung dilakukan karantina oleh Kemenkes.

    "Kami hari ini telah lakukan pemantauan ketat, karena informasi ada eksodus. Jadi untuk di Soekarno-Hatta kami telah minta mereka tempatkan satu hotel biar mudah mengawasi," kata Bengat.

    Eksodus warga India itu, kata Bengat, terjadi lantaran negaranya mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang begitu signigikan. Lalu WNA India itu ramai-ramai masuk ke Indonesia melalui Jakarta ke daerah lain. 

    "India sedang tsunami COVID-19 dan mereka masuk ke Jakarta sekarang. Di Samarinda sudah ada yang positif. Kami sudah bahas dengan pimpinan untuk diperketat, kita mau tahu apakah ada (COVID-19) varian baru," katanya.

    Bengat juga menyinggung peran Imigrasi dalam menangani WNA yang masuk Indonesia. Sebab, mereka masuk dengan Kitas dan Visa.

    "WNA itu kebanyakan masuk dengan Kitas dan pakai Visa. Ini mungkin yang menjadi tugas juga dari Imigrasi," kata Bengat.

    Menanggapi itu, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo langsung meminta Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri langsung bertindak cepat. Dia pun kaget dan baru mendapat informasi tersebut.

    "Saya baru tahu nih, ada WNA bisa masuk ke Indonesia. Ini informasi penting tolong didalami. Karena kita ini masih melakukan pelarangan WNA masuk. Kecuali kalau dia punya Kitas, di luar itu tidak boleh," ucap Doni.

    Doni menegaskan, tindakan cepat itu dilakukan agar eksodus besar-besaran tidak terjadi. Sebab, pemerintah sendiri melarang mudik lebaran pada 6-17 Mei mendatang, namun WNA justru melenggang masuk ke Indonesia.

    "Dirjen Imigrasi dan Kemenlu, tolong jangan sampai kita membiarkan kedatangan WNA. Satu sisi mudik tidak boleh tapi ada WNA yang difasilitasi," tegas Doni. (**/mcr) 



     
    Berita Lainnya :
  • Covid-19 Naik Tajam, Warga India Ramai-ramai Eksodus ke Jakarta
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Santri Tani NU Berbagi Berkah dengan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
    02 Polemik Sembako Perusahaan, Gubri: Tahun Lalu 'Tak Ado' Masalah, Kini Kok Dipersoalkan?
    03 Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 551 Kasus, 631 Sembuh dan 14 Meninggal
    04 Ustaz Tengku Zulkarnain Wafat, Gubri Sampaikan Ucapan Duka
    05 Tinjau Pusat Keramaian, Gubri Tegur Pengunjung Plaza Sukaramai Tak Pakai Masker
    06 KOLOM INSPIRASI: TEHAER Alias THR
    07 Kabar Duka Covid-19: Hari Ini 26 Orang Meninggal di Riau
    08 KOLOM INSPIRASI: Hidup Damai Lewat Pesan Gus Dur
    09 Tiang Listrik Tumbang Dihantam Longsor, 15 Desa di Kampar Gelap Gulita
    10 Lima Pesan Dubes RI Addis Ababa Menuju Pendidikan Indonesia ''Go-Global''
    11 Dua ''Rekor Baru'' Covid-19 di Riau Hari Ini, Terpapar 628 dan Meninggal 17 Orang
    12 Longsor di Desa Merangin Kampar, Ruas Jalan Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati
    13 Kematian Akibat Covid-19 Kian Tak Terbendung di Riau, 20 Pasien Wafat Hari Ini
    14 Pasca-Bupati Kuansing Diperiksa, Kajari : Kemungkinan Ada Tersangka Baru
    15 Syukuran Milad ke-93, Wanita Perti Riau Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim
    16 Antisipasi Lonjakan Covid 19, RSUD Mandau Tambah Kapasitas Ruang Isolasi
    17 Lagi, 15 Warga Riau Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Terpapar 570 Orang
    18 Hitungan Menit, Sebagian Rumah di Jalan Duyung Kebanjiran, Lurah Kemana?
    19 Kejari Pekanbaru Pastikan Ekky Khadafi ''Clear'' dari Dugaan Korupsi
    20 Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia
    21 Panggung Toktan dan LSSK Bagikan Sedekah Ramadhan
    22 Gawat, Hari Ini 483 Kasus Baru Covid-19 di Riau dan 7 Lansia Meninggal Dunia
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar