MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Hawana 2022:
Mengenang Jasa Guru, Nelayan dan Supir Taksi Pemodal Koran Melayu Pertama di Malaysia
Senin, 30-05-2022 - 18:54:15 WIB
Perdana Menteri Seri Ismail Sabri Yacoob meresmikan peringatan Hari Wartawan Nasional Malaysia (Hawana 2022) di Melaka, Minggu (29/5/2022) petang. 
TERKAIT:
   
 

Catatan  Ilham Bintang

Pemerintah Malaysia memenuhi janjinya. Perdana Menteri Seri Ismail Sabri Yacoob akhirnya meresmikan peringatan Hari Wartawan Nasional Malaysia (Hawana 2022) di Melaka, Minggu (29/5/2022) petang. 

Momen peringatan Hawana 2022 sekaligus telah mencairkan hubungan "dingin" pemerintah  dengan wartawan Malaysia. Acara itu dihadiri sekitar 800 tokoh dan insan pers Malaysia di Ball Room Hotel Hatten di Melaka. Tampak di antaranya Tokoh Pers Tan Sri Johan Jaaffar dan Datuk Mokhtar Hussain, Presiden Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia Indonesia (Iswami). Hadir juga delegasi  Pemimpin Redaksi Media Pers Indonesia yang dipimpin Asro Kamal Rokan, wartawan senior, yang menjabat Presiden Ismawi Indonesia, Ketua Umum PWI Pusat Atal Depari, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang, dan Ketua Forum Pemred Indonesia Arifin Asydhad. 

Dalam sambutannya, PM Malaysia sekaligus menetapkan 29 Mei sebagai Hari Wartawan Nasional (Hawana) yang akan diperingati setiap tahun. Tan Sri Ismail Sabri Yaacob dilantik menjadi PM Malaysia 21 Agustus 2021, mengantikan PM Muhyidin Yassin. 

Jasa guru, nelayan, dan supir taksi

Hawana mengabadikan hari kelahiran surat kabar Utusan Melayu 29 Mei 1939. Utusan Melayu adalah surat kabar pertama berbahasa Melayu, yang sepenuhnya dimiliki, dibiayai dan dikerjakan oleh Bumi Putera (pribumi). Menarik mengikuti sejarah koran Utusan Melayu. Ternyata modal penerbitan koran itu hasil patungan para guru, nelayan dan supir taksi. 

"Jadi, Hawana, bukan hanya menghormati wartawan Malaysia tetapi juga untuk mengenang jasa-jasa guru, nelayan, supir taksi dan rakyat jelata lainnya," kata Tan Sri Johan Jaffar.  Sesuai Tema perhelatan Hawana 2022 sendiri : "Suara Jelata, Aspirasi Negara". 

Yang menarik dalam sejarah pers Malaysia ialah keterlibatan para petani, nelayan, supir taksi, guru-guru, yang berpatungan memodali penerbitan "Utusan Melayu". Mereka sudah lama mendambakan punya surat kabar  milik orang Melayu. Yang ditugasi mencari modal waktu itu wartawan bernama Yusof Ishak. Kelak, Pemred pertama Utusan Melayu tersebut menjadi Presiden Rapublik Singapura yg pertama pada tahun 1963. 

"Utusan Malaysia dianggap “suara keramat orang Melayu. Suara asli  orang Melayu untuk menentang penjajah Inggris dan menuntut kemerdekaan, " kenang Tan Sri Johan Jaaffar saat dihubungi Senin (30/5) pagi.

Bersandar pada literatur, surat 
kabar  pertama (berbahasa Inggris) yang terbit  di Malaysia adalah Straits Times, pada  1845 (177 tahun lalu). Adapun koran Melayu pertama adalah "Jawi Peranakan" terbit tahun 1876 (146 tahun lalu). Namun, "Jawi Peranakan" dan  surat kabar berbahasa Melayu lainya yang terbit sebelum " Utusan Melayu" dimodali oleh orang Cina, India, dan Arab.

Malam Wartawan Malaysia

Tahun lalu, 30 November 2021, sehari setelah Pemerintah mencabut pembatasan kegiatan masyarakat di Malaysia tekait pandemi Covid19, PM Sri Ismail Sabri menghadiri acara Malam Wartawan Malaysia. Dalam kesempatan itulah ia  mengumumkan persetujuannya untuk melanjutkan setiap 29 Mei sebagai momen peringatan Hari Wartawan Nasional (Hawana). Hawana pertama kali diperingati 2018 semasa pemerintahan Najib Razak. Terhenti 3 tahun karena alasan pergolakan politik dalam negeri dan pandemi Covid19. 

"Lawatan saya ke Indonesia baru-baru ini membantu mengeratkan hubungan dengan Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia atau ISWAMI yang telah terjalin sejak 2007. Saya percaya ISWAMI dapat memainkan peranan penting sebagai jambatan penghubung sesama wartawan kedua negara," pengakuan Ismail Sabri tahun lalu seperti dikutip berbagai media.

Sambutannya pada peringatan Hawana kemarin, Ismail Sabri mengulang kembali penegasannya tahun lalu itu. Antaranya menjamin kebebasan pers. Untuk mencapai tujuan itu ia pun mengajak seluruh wartawan Malaysia melaksanakan fungsinya secara profesional. Wartawan harus bersatu untuk memerangi hoax, berita palsu, sebab itulah musuh pers terutama, musuh seluruh masyarakat. Sebelumnya, ia menerima "Deklarasi Melaka" yang disusun insan pers mengenai kebebasan pers Malaysia.

Sambutan Ismail yang mendapatkan tepuk tangan paling riuh ialah ketika mengumumkan bantuan 1 juta Ringgit Malaysia (Rp,3,3 M) untuk membiayai  program Iswami. Termasuk merintis pembentukan organisasi Persatuan Wartawan Malaysia, seperti PWI di Indonesia. 

Ismail Sabri mengharapkan  juga media dan wartawan Malaysia memperluas hubungan kerjasamanya dengan rekan-rekan wartawan di negara jiran ( Asean) dengan menjadikan ISWAMI sebagai model.

“Pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada program-program yang sesuai untuk dilaksanakan. Kalau perlu bantuan untuk Iswami ditambah," ucapnya  kembali yang disambut tepuk tangan riuh hadirin. 

Jamuan Iswami

Minggu (29/5) malam Iswami Malaysia  menjamu makan malam delegasi wartawan Indonesia di Hotel Zenith, Putra Jaya, Kuala Lumpur.

Dalam sambutannya, Presiden 
Ismawi Malaysia, Datuk Mokhtar Hussain mengatakan  kegembiraannya atas perhatian pemerintah terhadap pers dan wartawan, khususnya kepada Iswami. "Pada pertemuan  PM Malaysia dengan wartawan Indonesia di Jakarta tahun lalu, untung Pak Asro Kamal menyampaikan kepada PM mengenai pentingnya menghidupkan kembali peringatan Hawana, karena itu sekaligus menghormati sejarah pers Malaysia, " ungkap Mochtar.

Asro Kamal Rokan mengapresiasi PM Malaysia juga "Deklarasi Melaka" yang menyuarakan kemerdekaan pers di Malaysia. Mengenai hubungan wartawan Malaysia - Indonesia, dia mengibaratkan seperti air. " Tidak bisa dicincang," kata pendiri Iswami itu. 

Tokoh pers Nasional Malaysia Tan Sri Johan Jaaffar merespons sama sikap PM Malaysia. Ia menyatakan belum pernah terjadi perhatian PM kepada wartawan sebesar sekarang. "Sebelum ini hubungan PM dan pers dingin, nyaris beku. Terutama sewaktu pandemi Covid19 melanda Malaysia. Kami sampai iri pada perhatian pemerintah Indonesia kepada wartawan saat pandemi Covid19 di Indonesia," ungkap Johan. 

Pameran sejarah pers Malaysia

Peringatan Hawana 2022  kemarin berlangsung semarak. Di selasar menuju Ball Room peringatan Hawana, diisi dengan pameran foto sejarah Pers Malaysia. Acara ditutup dengan pertunjukan penyanyi terkenal Malaysia Fredo dan Suki Low menghibur tamu undangan.

Delegasi  wartawan Indonesia yang dipimpin Asro Kamal Rokan,  antara lain  Setiausaha Agung ISWAMI, N. Syamsuddin Ch. Haesy, Tri Agung Kristanto, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas yang juga anggota Dewan Pers periode 2022-2005. 

Ikut juga Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa yang merupakan pendiri Kantor Berita Politik RMOL, Pemimpin Redaksi Kumparan yang juga Ketua Forum Pemred,Arifin Asydhad, Pemred LKBN Antara Akhmad Munir, Pemred Koran Sindo Pung Purwanto, Pemred Majalah Tempo Setri Yasa, Pemred Jakarta Post M. Taufiqurrahman, Pemred Detik.com Alfito Deannova Ginting, Wakil Pemred  MetroTV Budiyanto, General Manager News TVOne Ecep S. Yasa, serta Wakil Pemred Republika Nur Hasan. (**)

Kuala Lumpur, Malaysia 30 Mei 2022.



 
Berita Lainnya :
  • Mengenang Jasa Guru, Nelayan dan Supir Taksi Pemodal Koran Melayu Pertama di Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kemendikbudristek Minta LAMR Mengevaluasi Pantun Warisan Dunia
    02 Terindikasi Kuat, Terjadi Pelanggaran HAM dalam Kasus Kematian Brigadir J
    03 Mahkamah Agung Tolak Kasasi JPU, Dosen Nonaktif Unri Syafri Harto Bebas
    04 Dicurigai Bakal ke Malaysia Secara Ilegal, 45 WNI dan 13 WNA Ditangkap di Dumai
    05 25 Hektar Lahan Dekat Hutan Lindung Terbakar, Dua Heli Water Boombing Dikerahkan
    06 Ajak Masyarakat Jaga Marwah Melayu, Gubri: Apa Begitu, Tari Persembahan Pakai Sepatu?
    07 Tersangka! Irjen Ferdy Sambo Bersama Dua Pati Polri Ditahan di Mako Brimob
    08 Gubri: Pembangunan Pesat, Kini Riau Salah Satu Pusat Perekonomian Sumatera
    09 Jadi Irup Hari Jadi Provinsi Riau ke-65, Wabup Rohil Bacakan Amanat Gubernur
    10 BSP Kelola 100 Persen CPP Blok, Gubri: Kado Spesial di HUT ke-65 Provinsi Riau
    11 Setelah Korea, Giliran Pengusaha Jepang Investasi di Rohil Bangun ''International Fish Market''
    12 Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Rohil dan GMRB Santuni Anak Yatim di SMAN 1 Bagansiapiapi
    13 HUT RIAU KE-65: Di Tengah Pandemi, Ekonomi Tumbuh 4,88 Persen dan Kemiskinan Berkurang
    14 Silaturahmi ke Kediaman Gubernur Terdahulu, Gubri Antar Langsung Undangan HUT 65 Riau
    15 Setelah Viral, Oknum Pelaku Pungli di Bandara SSK II Pekanbaru Damai Dengan Korban
    16 Sambut Hari Jadi Riau ke-65, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Konsumtif Bagi 629 Duafa
    17 Disambut Langsung Bupati, Alhamdulillah Seluruh Jemaah Haji Rohil Tiba di Tanah Air
    18 Besok FKPMR Gelar Bincang Migas Riau, Hadirkan Direktur PHR dan BSP
    19 Atasi Hama Tumbuhan, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Pestisida Nabati di Air Molek
    20 Kebakaran di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Diduga Akibat Korsleting AC
    21 Rugikan Negara Rp78 Triliun, DPR Desak Kejagung dan KPK Tangkap Bos PT Duta Palma
    22 CATATAN ARIEF GUNAWAN: Ketika Arsip Suratkabar Hancur, Sejarah Mati
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar