MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Gubri Pimpin Rakor Penegakan Perda 4/2020 Tentang Kesehatan
Jumat, 20-11-2020 - 12:41:11 WIB
Gubernur Riau memimpin rapat koordinasi penegakan Perda No 4 tahun 2020 tentang penyelengaraan kesehatan di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (19/11/2020) malam.
TERKAIT:
 
  • Gubri Pimpin Rakor Penegakan Perda 4/2020 Tentang Kesehatan
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar rapat koordinasi penegakan peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2020 tentang penyelenggaraan kesehatan di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (19/11/2020) malam.

    Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dalam sambutannya mengatakan bahwa Perda tersebut sudah disahkan oleh DPRD Provinsi Riau beberapa hari yang lalu serta sudah dilakukan sosialisasi kepada semua Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

    "Untuk diketahui bersama Perda ini sudah kita sosialisasikan kesemua kabupaten kota di Provinsi Riau, jadi tinggal pelaksanaannya saja lagi," kata Syamsuar.

    Untuk itu perlu persiapan untuk langkah-langkah ke depannya agar Perda tentang penyelenggaraan ini bisa berjalan dengan baik di masyarakat dalam rangka mengatasi berkembangnya penularan Covid-19 yang ada di Provinsi Riau.

    Syamsuar menginformasikan bahwa Perda nomor 4 tahun 2020 tentang penyelenggaraan kesehatan yaitu perubahan atas peraturan daerah nomor 21 tahun 2018 yang juga tentang penyelenggaraan kesehatan.

    "Ini kami sepakat dengan DPRD Provinsi Riau, kalau nantinya Perda tersendiri tentunya ini akan memakan waktu yang cukup lama, untuk itu kami lakukan perbaikan-perbaikan terhadap beberapa pasal yang berkaitan dengan protokol kesehatan," jelasnya. "Tak hanya itu, tapi juga termasuk musibah Covid-19 ini," tambahnya.

    Ia juga mengatakan bahwa dalam rapat terdapat beberapa masukan - masukan agar sebelum diterapkannya Perda tersebut untuk lebih ditingkatkan sosialisasi berkaitan dengan penyelenggaraan kesehatan tersebut supaya diketahui dan dipahami masyarakat sampai desa terpencil.

    Karena dapat diketahui bersama, Peraturan daerah yang sedang disosialisasikan tersebut ada teguran sanksi dan ketentuan pidana bagi pelanggar protokol kesehatan sebagai bentuk ketegasan pemerintah mencegah penyebaran Covid 19 di Provinsi Riau.

    3T Jadi Acuan

    Pada kesempatan itu Gubri juga mengatakan, acuan untuk memutus mata rantai penularan virus yang masih ada di Provinsi Riau saat ini adalah menggalakan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Dengan melakukan testing, kata Gubri, akan ada lebih banyak orang yang bisa teridentifikasi, apakah terkena serangan virus corona atau tidak. Jika sudah terinfeksi, maka proses penanganan juga akan lebih mudah.

    "Dengan melakukan ini, kita diharap penyebaran virus corona bisa teratasi," kata Syamsuar.

    Diungkapkannya, tracing juga dilakukan untuk menelusuri kasus suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi dengan tujuan yaitu agar dapat diberlakukan isolasi mandiri, isolasi mandiri lakukan ini agar virus covid-19 tidak tersebar ke orang lain.

    "Banyak testing tentunya ini nanti akan disesuaikan dengan hasil tresing, kesadaran masyarakat dalam melaksanakan test swab mandiri juga sangat tinggi sehingga angka testing di Riau ini juga tinggi," terangnya.

    Treatment-nya untuk saat ini khusus pelayanan rumah sakit masih memungkinkan pada saat ini agar bisa dimaksimalkan sehingga angka kesembuhan semakin tinggi dan pasien yanf dirawat dirumah sakit semakin berkurang.

    "Mudah-mudahan ini dapat kita tekan agar nantinya berkurang pasien-pasien yang ada dirumah sakit yang ada di Provinsi Riau ini," pungkasnya.

    Turut hadir dalam rakor tersebut Asisten I Setda Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Wakil DPRD Provinsi Riau, Hardianto, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, serta Perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau. (adv)



     
    Berita Lainnya :
  • Gubri Pimpin Rakor Penegakan Perda 4/2020 Tentang Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Penetapan Pemerintah: Rabu, 9 Desember 2020 Hari Libur Nasional
    02 Gubri Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD 2021 Sebesar Rp9,1 Triliun
    03 Legenda Maradona Diabadikan ''Si Kembar'' Mara dan Dona
    04 Tertinggi di Riau, Covid-19 Pekanbaru Hampir Tembus 10.000 Kasus
    05 Miliki Sabu dan Ekstasi, Warga Kemuning Inhil Diamankan Polisi
    06 Dugaan Pemalsuan Dokumen Pemenang Tender di PDAM Bengkalis Diusut
    07 Terima Penghargaan KLHK, Gubri: Semoga Memotivasi Pemprov Riau Bekerja Lebih Baik
    08 Bonita: Hikayat Sang Raja, Sebuah Karya Jurnalistik Berdikasi Tinggi
    09 Gali Potensi Kerjasama, Pengusaha Indonesia dan Ethiopia Penting Berbagi Info
    10 Danramil Rupat Ingatkan Prajurit TNI Jaga Netralitas Pada Pilkada 2020
    11 Banjir Kampar Diprediksi Terjadi Pada Desember-Januari
    12 KLKH dan Polda Riau Sita 49 Ribu Kubik Kayu dari SM Rimbang Baling
    13 Serangan Jantung, Maradona Wafat: Selamat Jalan Boncel!
    14 Satgas Covid-19 Dumai Pastikan Almarhum Wawako Eko Negatif Corona
    15 Selamat Hari Guru, Kasmarni: Teruslah Menginspirasi dan Terangi Negeri dengan Cahaya Ilmu
    16 Beras Bengkalis Aman, Bulog: Ada Stok 300 Ton untuk Tiga Bulan ke Depan
    17 Sembilan Wasit Sepakbola Bengkalis Ikut Kursus Lisensi C-III di Padang
    18 Wakil Walikota Dumai Meninggal, Gubri: Semoga Keluarga Dikuatkan Iman dan Sabar
    19 Kampanyekan Paslon Said Fadillah-Sujarwo di Siak, Ketum PMR: Salah Pak Syamsuar Dimana?
    20 Tingkatkan Kompetensi, 80 Mahasiswa UIR Ikuti Pembinaan Mutu Akademik
    21 Pemprov Riau Sudah Bagikan 1,1 Juta Masker Kepada Warga Masyarakat
    22 Tiga Daerah di Riau Terpapar Banjir, BPBD: Di Luar Perkiraan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar