MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Sikapi RUU Sisdiknas, APTISI Riau Segera Bertolak ke Jakarta Sampaikan Aspirasi
Selasa, 20-09-2022 - 22:12:54 WIB
Prof Dr Syafrinaldi bersama Pengurus APTISI Wilayah X-B Riau.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, MataPers - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah X-B Riau segera bertolak ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan Rancangan Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang saat ini sedang dibahas oleh DPR RI.

Pernyataan itu disampaikan Ketua APTISI Wilayah X-B Riau Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL bersama Pengurus APTISI pada Selasa malam (20/9 2022) di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Syafrinaldi tidak menjelaskan bentuk penyampaian aspirasi itu. Ia mengakui, adanya himbauan dari APTISI Pusat untuk menggelar aksi di Gedung DPR RI antara tanggal 27 sampai 29 September. 

''Bisa bentuknya aksi bisa juga penyampaian aspirasi ke istana. Yang jelas, sejumlah Pengurus APTISI Riau akan bertolak minggu depan ke Jakarta,'' kata Syafrinaldi didampingi Sekretaris APTISI Wil. X-B Riau Dr Ir Indra Hasan MT.

Dijelaskan, seiring dengan pembahasan RUU Sisdiknas, terjadi keresahan di kalangan pimpinan perguruan tinggi, anggota APTISI, terhadap RUU Sisdiknas dan Permendibudristek Nomor 48 tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri sebagai salah satu acuan Pendidikan Tinggi.

Syafrinaldi mengurai beberapa sikap APTISI yang mengundang keresahan internal PTS. Pertama, RUU Sisdiknas disiapkan dengan gegabah dan belum melibatkan pihak-pihak pemangku kepentingan seperti APTISI yang keberadaannya sangat jelas di dunia pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kedua, lanjut Syafrinaldi, perlu dipertegas dalam RUU bahwa akreditasi diwajibkan bagi semua institusi perguruan tinggi, sedangkan akreditasi program studi bersifat sukarela. ''Kita ingin pelaksanaan akreditasi dibiayai oleh Anggaran Negara melalui APBN,'' ujar Rektor Universitas Islam Riau itu.

Ketiga, tambah Syafrinaldi, terkait dengan norma pada Pasal 4 Permendikbudristek Nomor 48 tahun 2022. Di dalamnya dijabarkan bahwa terdapat tiga seleksi yang diperkenankan pada PTN dalam menerima mahasiswa. Yakni seleksi nasional berdasarkan prestasi, seleksi nasional berdasarkan tes dan seleksi secara mandiri oleh PTN.

''Hal ini menurut kami tidak sesuai dengan ratio penerimaan mahasiswa baru sehingga menciptakan ketidakadilan. Apalagi PTS, salah satunya, bergantung hidup dari mahasiswa. Kami berpendapat perlu ditinjau ulang demi terciptanya keadilan yang merata baik itu untuk PTN dan PTS. Jalur mandiri PTN lebih baik dihapuskan,'' tandas Syafrinaldi.

Di luar norma Pasal 4, APTISI juga mempersoalkan norma Pasal 8 yang menyatakan bahwa seleksi secara mandiri oleh PTN dilakukan berdasarkan seleksi akademis dan dilarang dikaitkan dengan tujuan komersial. Menurut APTISI Riau, norma ini tidak mengatur sanksi bagi PTN bila melakukan pelanggaran.

''Frase pelarangan tersebut tidak memiliki dampak apapun kalau dilanggar oleh PTN,'' tegas Guru Besar Hukum UIR itu. Di luar itu, APTISI Riau juga menolak adanya Lembaga Akreditasi Mandiri yang berbayar.

APTISI Riau juga mendesak APTISI Pusat agar melakukan gugatan Judicial Review terhadap Permendikbudristek Nomor 48 tahun 2022 ke Mahkamah Agung.

Dalam menyampaikan pernyataan sikap, selain sekretaris APTISI, Syafrinaldi  juga didampingi Dr H Syafhendry MSi, Dr Haznil Zainal SE MM, Dr Admiral SH MH, Dr Firdaus AR SE MSi Ak CA, Dr Irfan Ardiansyah SH MH, Dr Adi Rahmat SE MM, Meidizon Dahlan SH MH, Yusril Sabri SH MH, Dr H Syafriadi SH MH dan Dr Hari Setiawan SIKom. (**/rls)



 
Berita Lainnya :
  • Sikapi RUU Sisdiknas, APTISI Riau Segera Bertolak ke Jakarta Sampaikan Aspirasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 APTISI Riau Aksi Damai di Depan Istana Negara, Minta Presiden Copot Nadiem Makarim
    02 Pansus DPRD Rohil dan PMD Gelar Rapat Finalisasi Ranperda Perubahan Pilpeng
    03 In-Memoriam Prof Azyumardi Azra, ''Jan Tungkek Mambaok Rabah''
    04 Besok, Kompetisi dan Pameran Seni Lukis BAAA Dihelat di Museum Basoeki Abdullah
    05 Terpilih Aklamasi, Yulisman Kembali Pimpin IKA FMIPA Universitas Riau
    06 Wabup Bengkalis Apresiasi Pengabdian Masyarakat Himadata FH UIR
    07 Banggar DPRD Rohil dan TAPD Bahas Rancangan Perubahan KUA PPAS Tahun 2022
    08 Rohil Raih Penghargaan KDI, Afrizal Sintong: Pelayanan dan Kebersihan Jadi Kebiasaan Kami
    09 DPRD Rohil Gelar Rapat Paripurna Pembahasan Ranperda LPJ APBD Tahun 2021
    10 Gerebek Salon, Polres Rohil Amankan 4 Tersangka Jaringan Pengedar Narkoba
    11 Pasca Rusuh PSPS VS PSMS, Dispora Hitung Kerusakan Stadion Utama
    12 Porprov Kuansing: 26 Cabor Dipertandingkan, Biliard Dicoret
    13 Wabup Rohil Buka Bimtek Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
    14 Pasca-Putusan MK, JMSI Dukung Pelaksanaan Fungsi Dewan Pers
    15 Pelapor Meninggal, Dugaan Pemalsuan Nota Belanja Sekwan DPRD Pekanbaru Tetap Diusut
    16 Sambangi Muslim World League dan IsDB di Jeddah, Gubri Syamsuar Bahas Kerjasama Qur'an Center
    17 Kekurangan Stok BBM Subsidi, Nelayan Dumai Terancam Tak Melaut
    18 Sikapi RUU Sisdiknas, APTISI Riau Segera Bertolak ke Jakarta Sampaikan Aspirasi
    19 35 Pejabat dan Penjabat Penghulu Rohil Dilantik, Afrizal Sintong: Tahun Politik Sudah Dekat
    20 Agenda HUT Rohil Ke-23, Sederetan Perlombaan dan Permainan Rakyat Digelar
    21 Tokoh Pendiri Rohil Bereaksi, Setahun Tiang Jembatan Pedamaran II Tak Kunjung Diperbaki
    22 Gubri Syamsuar Apresiasi Kekompakan Mahasiswa Asal Riau di Mesir
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar