MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Forum RT/RW Simpang Baru Tolak Bantuan Covid-19 Pemko Pekanbaru, Ada Apa?
Minggu, 26-04-2020 - 11:38:44 WIB
Seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Simpang Baru sejak tadi malam melakukan rapat hingga Minggu pagi bersama tim distribusi dari Pemko Pekanbaru.
TERKAIT:
 
  • Forum RT/RW Simpang Baru Tolak Bantuan Covid-19 Pemko Pekanbaru, Ada Apa?
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Sebanyak 45 orang Ketua RT dan RW yang tergabung dalam Forum Komunikasi (FK) RT/RW se-Kelurahan Simpang Baru menolak keras pendistribusian bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak covid-19. 

    Demikian disampaikan Ketua FK RT/RW Simpang Baru, Sutomo Marsudi yang didampingi Ketua LPM Abdurahman Pohan, Ketua FKPM Arman, Babinkamtibmas Bripka Febri Rosalin, Babinsa AM Tambunan, Lurah dan seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Simpang Baru.

    Dijelaskannya, penolakan keras tersebut dilakukan atas dasar beberapa hal: 

    1. Jumlah penerima bantuan yang diusulkan Ketua RT dan RW di Kelurahan Simpang Baru berjumlah 2.500-an KK. Namun data penerima yang keluar dan mendapatkan bantuan dari pemko hanya sebanyak 261 KK saja.

    2. Data jumlah KK yang keluar sebanyak 261 KK se-Kelurahan Simpang Baru tersebut tidak sesuai dengan warga yang diusulkan oleh perangkat. Artinya, data yang keluar tidak tahu atas dasar apa jumlah 261 KK yang diberikan pemko.

    3. Jika jumlah 261 KK itu dipaksakan untuk dibagikan, maka dipastikan akan terjadi gejolak hebat di tengah masyarakat. Karena sedikit sekali yang mendapatkannya. Dan yang lebih parah lagi, tentu Ketua RT dan RW yang akan menjadi sasaran amuk warga.

    "Atas dasar itulah, kami seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Simpang Baru sejak tadi malam melakukan rapat hingga tadi pagi bersama tim distribusi dari Pemko Pekanbaru yakni tim Tagana dari PT Sarana Pangan Madani (SPM) yang merupakan salah satu BUMD Pangan di Pekanbaru untuk menyatakan penolakan keras jumlah bantuan yang sangat tidak sebanding dengan jumlah KK yang kami ajukan. Lebih baik warga kami tidak dapat sama sekali, daripada akan menimbulkan gejolak hebat di tengah masyarakat," ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan dari tim Tagana saat audiensi menyatakan bahwa pihaknya tidak punya kewenangan dan kapasitas untuk menjelaskan dan menjawab pertanyaan perangkat RT dan RW terkait jumlah penerima yang sangat sedikit tersebut.

    "Kami di sini hanya bertugas untuk mendistribusikan bantuan saja. Terkait data penerima, itu kewenangan dinas sosial sesuai data yang telah diajukan perangkat RT dan RW," jelasnya ringan.

    Pantauan di lapangan, audiensi yang dilakukan dalam aula Kantor Lurah Simpang Baru, Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru tersebut sempat ricuh. Karena perangkat RT dan RW sudah kesal sejak mendapatkan infomasi jumlah penerima bantuan yang sangat tidak masuk akal alias sangat sedikit. 

    Usai audiensi, seluruh perangkat RT dan RW se-Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru langsung meninggalkan lokasi Kantor Lurah dan tetap komit tidak akan rela menerima bantuan untuk warga mereka yang jumlahnya tidak masuk akal. (**/rls)



     
    Berita Lainnya :
  • Forum RT/RW Simpang Baru Tolak Bantuan Covid-19 Pemko Pekanbaru, Ada Apa?
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Besok, Leani Peraih Emas Bulutangkis Paralimpiade Tokyo Diarak Keliling Pekanbaru
    02 Ratusan Warga Bathin Solapan Ikut Vaksinasi Massal Partai Demokrat
    03 Ini Dia Tujuh Jenis Lego Perang, Anak-anak Pasti Senang Memainkannya
    04 Perampok Toko Emas di Medan Ternyata Buronan Asal Rohul
    05 Ini Calon-calon Anggota KPID Riau Yang Lulus Seleksi Administrasi
    06 Target Akhir September Disahkan, Prioritas APBD-P 2021 Riau Tetap Covid-19
    07 Tinjau Latihan Atlet Dayung PON di Kuansing, Gubri: Semangat dan Jaga Nama Baik Daerah
    08 Jumat Berkah, FE2DB Peduli Berbagi Nasi Bungkus di Pasar Sartika Duri
    09 Bupati Rohil Hadiri Kegiatan Bakti Sosial Stunting dan Posyandu di Tanah Putih
    10 Biadab, Bapak Ruting ''Mangsa'' Anak Tirinya di Bathin Solapan Bengkalis
    11 Ketua Pengprov Novilia Kukuhkan SOIna Rohil, Bupati Afrizal: Pengurusnya Orang-orang Sabar
    12 PPID Kampar Targetkan Naik Status ''Kabupaten Informatif'' Tahun Ini
    13 IKLA Riau Silaturahmi ke Gubri, Hanafi: Kami Minta Pak Gubernur Jadi Pelindung
    14 Mendadak, Ombudsman RI Lakukan Penilaian Pelayanan ke Pemkab Rohil
    15 Kapolsek Batang Gansal ini Cantik Jelita dan Masih Jomblo, Ini prestasinya
    16 Hampir Semua Kepala OPD Pemprov Riau Dievaluasi, Kecuali Empat Pejabat Ini
    17 Aksinya Terekam CCTV, Maling Ponsel Ini Dibekuk Polisi di Duri
    18 Sengketa Informasi di KI Riau, LIRA Inhu: Ada Keganjilan di Desa Lirik Area
    19 Pasca-Ditabrak Ponton, Pemprov Riau Bentuk Tim Investigasi Jembatan Pedamaran II
    20 Diguyur Hujan, Warga Air Jamban dan Duri Barat Tetap Antusias Ikut Vaksinasi
    21 Sambut HUT Ke-20, Partai Demokrat Gelar 1.000 Vaksin Gratis di Bengkalis
    22 Menparekraf Sandi Uno Seyembarakan Nama Objek Wisata di PLTU Koto Panjang, Ayo Ikut!
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar