MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Pelalawan Gali Potensi Ekonomi Daerah Melalui Budidaya Lebah Madu
Senin, 12-07-2021 - 13:17:59 WIB
Bupati Pelalawan H Zukri Misran memberikan perhatian serius terhadap budidaya lebah madu, khususnya madu Sialang. Dulunya Pelalawan adalah salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil madu alami tersebut.
TERKAIT:
   
 

PANGKALAN KERINCI, MataPers - Bupati Pelalawan H Zukri Misran mulai menggali potensi ekonomi daerahnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu yang kini jadi perhatian serius Zukri adalah budidaya lebah madu, khususnya madu Sialang, yang dulunya Pelalawan adalah salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil madu alami tersebut.


Zukri yang baru beberapa bulan diamanahkan memimpin Negeri Istana Sayap itu, baru-baru ini meninjau pusat penangkaran lebah madu di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Usaha penangkaran lebah madu itu didirikan beberapa orang yang tergabung dalam kelompok tani Raja Madu Sejahtera di Desa Lalang Kabung. Mereka mendirikan penangkaran budidaya lebah Apis Melifera.

Meski baru berusia tiga bulan, usaha penangkaran lebah madu yang berada di kawasan HTI PT RAPP hasilnya cukup bagus. Karena bunga buah tanaman akasia yang ditanam di kawasan tersebut sangat kaya akan nektar yang menjadi makanan lebah.

Pelalawan Penghasil Madu Alami

Kabupaten Pelalawan sendiri adalah salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil madu alami, yaitu Madu Sialang. Namun produksinya kini sudah semakin berkurang dikarenakan pohon sialang yang menjadi tempat bersarang lebah penghasil madu kian berkurang.

Pohon sialang mempunyai nilai tersendiri bagi masyarakat Pelalawan. Pohon yang sebagian masih ditemukan di sejumlah hutan dan kebun warga ini, umumnya berada di tepi sungai, hampir sepanjang tahun memberikan penghasilan bagi mereka. Madu, yang diambil dari sarang lebah liar. Minimal ada sepuluh sarang di pohon tersebut.

Semenjak maraknya perkebunan sawit dan hutan tanaman industri (HTI) serta perkebunan masyarakat, hutan sudah mulai habis. Begitupun pohon sialang sudah mulai sulit kita temukan. Imbasnya, madu sialang tak lagi mudah kita dapatkan. Kalau pun ada madu tersebut tidak lagi kental seperti dulu, entah apa penyebabnya.

Dalam satu kesempatan beberapa waktu lalu, Manajer Program Desa Bebas Api Asian Agri Hafiz Hazalin mengatakan Kecamatan Langgam di Pelalawan sejatinya juga punya potensi madu alam yang bagus. Dulu, madu tersebut mudah ditemukan di pohon-pohon, dan kerap disebut madu sialang.

"Tapi madu sialang makin terbatas karena teknik panennya salah, dihabisi semua sarang lebahnya dan juga akibat pembukaan hutan," katanya.

Ia mengatakan perusahaan sawit tersebut meluncurkan program Desa Bebas Api dan melihat pendampingan untuk budi daya lebah kelulut bisa jadi solusi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa membuka lahan baru dengan membakar.

"Sebenarnya ada tiga desa yang kami bantu untuk madu ini di Langgam, yaitu Desa Sotol, Segati dan Tambak, tapi hanya satu yang berjalan di Desa Tambak," kata Hafiz.

Ia mengatakan pendampingan yang diberikan berupa pengadaan 10 log sarang lebah, menampung hasil madu dan juga menggandeng instansi terkait, seperti dinas kehutanan, supaya memberikan pelatihan tentang budi daya madu trigona.

"Progresnya bagus, tapi yang utama kami tumbuhkan minat agar warga mau budi daya madu," kata Hafiz, seraya menambahkan perusahaan akan membuka kebun buah seluas satu hektare untuk budi daya lebah trigona di daerah itu.

Potensi PAD

Bupati Pelalawan, H Zukri bahkan sangat mengapresiasi usaha penangkaran budidaya lebah tersebut. Dalam kunjungannya ke tempat penangkaran, Sabtu, 10 Juli 2021 lalu, Bupati berjanji akan mengembangkan penangkaran budidaya lebah di Kabupaten Pelalawan.

"Penangkaran budidaya lebah adalah salah satu potensi ekonomi daerah, kita akan coba kembangkan di daerah lain di Kabupaten Pelalawan", kata Bupati Zukri yang dalam beberapa kali kesempatan sering mengatakan akan menggali potensi ekonomi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan.

Senada dengan yang dikatakan Bupati, PT RAPP yang diwakili Manager SHR Pelalawan H Mabrur AR kepada riaulink.com mengatakan akan mengembangkan usaha penangkaran budidaya lebah di kawasan HTI PT RAPP lainnya sebagai solusi penguatan ekonomi masyarakat.

"Nanti akan coba kembangkan dengan membuat kelompok tani lainnya sebagai binaan PT RAPP sebagaimana yang telah kita lakukan saat ini terhadap kelompok tani Raja Madu Sejahtera", ucap Mabrur. (mp01/adv)



 
Berita Lainnya :
  • Pelalawan Gali Potensi Ekonomi Daerah Melalui Budidaya Lebah Madu
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Ketua DPRD Rohil Sampaikan Masa Reses Anggota Dewan Mulai 5-10 Desember 2022
    02 LSM-LIRA Himbau Pemko Pekanbaru Perbaiki Jalan Suka Karya yang Rusak Parah
    03 Terobosan Baru, Pengurus JMSI Pelalawan Dilantik di Ibukota Negara
    04 APBD 2023 Rokan Hilir Disahkan Rp2,2 Triliun, Defisit Rp65,9 Miliar
    05 Banggar DPRD Rohil Bersama TAPD dan OPD Gelar Rapat Finalisasi Pembahasan RAPBD 2023
    06 Dihadiri Dirjen Kominfo, Bupati Afrizal Sintong Resmikan TVRI Rohil
    07 Peringati Harlah Ke-55, Pengurus Kopri PMII Indragiri Hilir Gelar Diskusi Santai
    08 Dihadiri Wakapolri dan Dua Gubernur, Rakernas IKA Unri Digelar 10-11 Desember 2022 di Siak
    09 HUT Korpri ke-51, Bupati Rohil Afrizal Sintong: ASN Harus Jadi Prajurit Kebhinekaan
    10 DPRD Rohil Paripurnakan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi
    11 Gempa Cianjur, Pemprov Riau Serahkan Bantuan Dana Rp676 Juta
    12 Patroli Jalan Kaki, Kapolres Inhil Sambangi Tukang Becak dan Ojek
    13 Para Pensiunan Pemprov Riau Bangga dan Terharu Disambangi Gubernur Syamsuar
    14 Pemprov Riau Gerak Cepat, Jalan Lintas Rangau Duri Segera Diperbaiki
    15 Dianggarkan Rp32 Miliar di APBD-P, Gaji Guru PPPK Rohil Dibayarkan Mulai Pekan Ini
    16 Pelabuhan Perikanan Internasional Dibangun di Bagan Siapi-api Tahun 2023
    17 Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubri Berharap Jembatan Selat Melaka Bisa Terwujud
    18 HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional, Bupati Rohil Minta Kualitas Pendidikan Terus Ditingkatkan
    19 Kukuhkan Pengurus FSPSPKR, Bupati Rohil: Kami Sangat Menghargai Jasa Pendiri Kabupaten
    20 DPRD Rohil Gelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun 2023
    21 Pansus DPRD Bersama Pemkab Rohil Gelar Rapat Lanjutan Pembahasan RTRW
    22 Bapemperda DPRD Rohil Rapat Bersama OPD Bahas Program Pembentukan Perda 2023
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar