MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
KETUM PSSI TINJAU STADION UTAMA RIAU
Bali Dikabarkan Mundur, Sinyal Kuat Riau Tuan Rumah Piala Dunia 2021?
Kamis, 13-02-2020 - 18:09:44 WIB
Ketua Umum PSSI M. Iriawan  didampingi Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Gubernur Riau Syamsuar, Ketua Asprov PSSI Riau Husni Tamrin dan Kadispora Riau Doni Aprialdi meninjau Stadion Utama Riau, Kamis (13/2/2020). (Foto: Antara)
TERKAIT:
 
  • Bali Dikabarkan Mundur, Sinyal Kuat Riau Tuan Rumah Piala Dunia 2021?
  •  

    PEKANBARU, MataPers - Ada sinyal  kuat dan menggembirakan bagi para pecinta sepakbola di Provinsi Riau. Kabarnya Bali mundur sebagai salah satu kota penyelenggara Piala Dunia Usia 20 (U-20) Indonesia tahun 2021. Dan jika itu benar, ada harapan peluang Riau semakin besar menjadi kota penyelenggara PD 2021.

    Kabar pengunduran diri Bali itu diungkapkan Ketua Umum PSSI M. Iriawan saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Riau di Pekanbaru, Kamis (13/2/2020) ini. 

    Kata Iriawan yang populer dengan panggilan Iwan Bule itu, rencana mundurnya Bali karena tidak siap untuk menyediakan lima lapangan maupun stadion latihan tim peserta Piala Dunia.

    "Pengelola Stadion (Dipta) Gianyar memang mengatakan demikian. Mereka belum memastikan stadion latihan sisanya," kata Iriawan. "Kami akan komunikasi dengan pemerintah setempat seperti gubernur, apakah betul Bali memang mundur. Kami akan berangkat ke Bali untuk memastikan hal ini," kata Iwan Bule. 

    Soal stadion atau kota penyelenggara Piala Dunia 2021 ini memang hingga saat ini masih simpang siur. Ada yang menyebutkan, enam stadion yang akan dipakai untuk PD 2021 sudah ditetapkan FIFA. Sementara di sisi lain, informasinya tim inspeksi FIFA baru akan memutuskannya dalam waktu dekat. Karena itu pula Ketua Umum PSSI saat ini berkeliling meninjau 11 kota yang masuk nominasi sebelum kedatangan tim inspeksi FIFA.

    Informasi sudah ada ketetapan FIFA menyangkut enam stadion utama penyelenggara Piala Dunia di Indonesia, terkuak dalam surat risalah rapat koordinasi mengenai persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

    Ada pun surat itu ditandatangani Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto. "Iya benar. FIFA sudah menunjuk 6 stadion yang akan dipakai untuk Piala Dunia U 20 tahun 2021 mendatang," katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/1/2020) lalu. Namun Gatot tidak tahu alasan FIFA menetapkan enam stadion itu. 

    Keenam stadion tersebut adalah Stadion GBK Senayan, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali. 

    Diinspeksi Ketum PSSI

    Sementara itu siang tadi, Ketua Umum PSSI M Iriawan melakukan inspeksi ke stadion Utama Riau di Jalan Nagasakti, Panam, Pekanbaru. M. Iriawan datang  didampingi Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Gubernur Riau Syamsuar, Ketua Asprov PSSI Riau Husni Tamrin dan Kadispora Riau Doni Aprialdi.

    Memang dalam inspeksi itu Ketum PSSI banyak menyoroti berbagai kekurangan dan kelemahan Stadion Utama Riau, meski mengakui stadion yang dibangun saat Riau menjadi tuan rumah PON ke-18 tahun 2012 silam, megah. 

    Iriawan mengungkapkan banyak kekurangan yang perlu dibenahi mengingat stadion berkapasitas 40.000 penonton tersebut sudah lama tidak digunakan untuk pertandingan sepakbola selama bertahun-tahun.

    Salah satu yang disoroti Iriawan adalah ketidaklayakan rumput lapangan. "Kami melihat venue ini cukup besar dan megah. Namun karena beberapa kendala, beberapa tahun tidak terawat. Untuk lapangan, pasti rumput akan diangkat kalau nanti akan jadi stadion utama untuk piala dunia," katanya seperti dikutip dari laman berita Antara.

    Kemudian untuk sarana pendukung, Iriawan mengatakan ruang ganti ukurannya sesuai standar, namun belum dilengkapi loker dan jacuzzi atau kolam air hangat. Selain itu, fasilitas tangga untuk pemain dinilai beresiko menimbulkan cedera.

    "Kemudian ada tangga untuk pemain yang tidak diharuskan pakai tangga biasa, harus tangga yang menggunakan karpet sehingga tidak menimbulkan cedera pada pemain," katanya.

    Banyak Rusak

    Ia mengatakan secara kasat mata Stadion Utama juga banyak kekurangan dari segi penampilannya karena eksterior stadion banyak rusak. Terlihat jelas plafon di pintu masuk sudah jebol, dinding luar yang berlumut, dan taman di sekelilingnya dipenuhi rumput ilalang.

    Ia mengatakan untuk menjadi tempat pertandingan Piala Dunia U-20, Riau harus memiliki lima lapangan pendukung yang layak untuk latihan dan persiapan pertandingan tim peserta. Rombongan PSSI kemudian melihat lima lokasi yang direkomendasikan, yakni Stadion Kaharuddin Nasution, lapanan atletik Rumbai, lapangan SMPN 6 Rumbai, Stadion mini Universitas Riau, dan lapangan SMAN 1 Pekanbaru.

    "Lapangan ini standarnya harus lima, tidak perlu sebesar stadion utama, hanya lapangan yang berstandar dan harus ada pagar pembatas untuk pengamanan, ruang ganti pakaian pemain dan ruang untuk persiapan latihan," katanya.

    Ia mengatakan ada 11 kota yang dipersiapkan menjadi tuan rumah. Nantinya, kemungkinan besar pada April 2020, FIFA akan mengumumkan enam kota penyelenggara yang ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

    "Ini stadion yang jadi nominasi yang mungkin nanti akan kita nilai kembali. Intinya bagaimana mempercepat persiapan stadion ini, tentunya atensi kepala daerah jadi catatan kami untuk bisa tidaknya stadion utama bisa dipakai untuk Piala Dunia U-20 2001," katanya.

    Gubernur Riau, Syamsuar, menyatakan masyarakat Riau sangat berhasrat ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dari catatan tentang kekurangan stadion utama, tentu harus segera dilakukan perbaikan agar stadion utama sesuai standar untuk pertandingan piala dunia.

    "Kita harus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang perlu kita perbaiki," katanya. (mp01)



     
    Berita Lainnya :
  • Bali Dikabarkan Mundur, Sinyal Kuat Riau Tuan Rumah Piala Dunia 2021?
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Empat Rumah Ludes Terbakar di Inhu Saat Pemilik Lelap Tidur
    02 Riau Pecah Rekor Lagi, Hari Ini 71 Positif Covid-19, Kampar Terbanyak 32 Kasus!
    03 Kepenghuluan Sekapas Rohil Memprihatinkan, Tak Ada Listrik dan Akses Jalan Buruk
    04 Fauzar Resmi Gantikan Said Syarifuddin Sebagai Penjabat Sekda Inhil
    05 Dilepas Bupati Wardan, Inhil Ekspor Perdana Ribuan Ton Kelapa Bulat ke Malaysia
    06 Riau ''Meledak'' 50 Kasus Hari Ini, Rohil Klaster Baru 18 Orang Positif Covid-19
    07 Pilkada Rohil: Haji Leman Sangat Tepat Dampingi Kader Golkar Afrizal Sintong
    08 Tokoh dan Kaum Hawa Pematang Pudu Siap Dukung Kasmarni-Bagus Santoso
    09 Kabar Hari Minggu, Positif Covid-19 di Riau Bertambah 10 Kasus
    10 19 Pasien Covid-19 Riau Sembuh, Dirawat 87 dan Isolasi Mandiri 20 Orang
    11 Bupati Inhil dan Awak Media Sembelih Tiga Ekor Kerbau
    12 Sembelih 11 Ekor Sapi, RW 01 Pulau Karomah Bagikan 600 Kantong Daging Kurban
    13 Positif Tertular Covid-19, Gubernur Lakukan Karantina Mandiri
    14 Besok PWI Riau Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban di Kantor Arifin Achmad
    15 Idul Adha, PB GNP Covid 19 bersama DPP Santri Tani Indonesia Sembelih 11 Ekor Sapi
    16 Anak Mantan Ketua KPU Tiga Periode Itu Akhirnya Maju di Pilkada Rohil
    17 Adakan Kurban di Masjid At Taqwa Pinggir, Kasmarni: Ini Bentuk Rasa Syukur dan Berbagi
    18 Bupati Inhil Imbau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Penyembelihan Hewan Kurban
    19 Giliran Kampar ''Meledak'' Dengan 15 Positif, Riau Hari Ini Total 19 Kasus Covid-19
    20 Heboh Soal ''Pitih Sanang'' PLTA Koto Panjang, Gubernur Sumbar: Jangan Lupakan Sejarah...
    21 Jauh dari Keluarga, WNI di Ethiopia Menahan Tangis di Hari Raya Idul Adha
    22 Bertambah Lagi 11 Positif Covid-19 di Riau, Total 426 Kasus!
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar