MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
OPINI
Pentingnya Aksiologi Bagi Guru Bahasa Asing
Senin, 25-10-2021 - 12:13:23 WIB
Ilustrasi. Aksiologi adalah salah satu aspek penting dari pengajaran bahasa asing yang tidak boleh diabaikan oleh guru bahasa asing.
TERKAIT:
   
 

Oleh Fitri Handayani, M.Pd

AKSIOLOGI adalah bidang filsafat ilmu yang mengkaji tentang tujuan ilmu pengetahuan dan bagaimana manusia menggunakannya. Sehingga, esensi yang ingin dicapai oleh aksiologi adalah hakikat manfaat yang melekat pada pengetahuan. Kajian aksiologi berkaitan dengan persoalan nilai kemanfaatan ilmu, karena ilmu harus disesuaikan dengan norma budaya dan moral agar nilai kemanfaatan ilmu dapat diakui oleh masyarakat.

Kajian dalam Aksiologi terdiri atas nilai etika dan estetika. Etika membahas tentang baik dan buruk suatu hal yang mengacu pada situasi normatif, yaitu situasi yang melibatkan norma-norma. Sehingga dapat dikatakan bahwa etika merupakan teori tentang nilai dan ilmu kesusilaan yang membahas baik/buruk tingkah laku/perbuatan manusia yang mengacu pada kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Sedangkan Estetika berkaitan dengan nilai yang ditempatkan manusia pada rasa keindahan yang dimilikinya dalam kaitannya dengan dunia dan fenomena yang mengelilinginya. Estetika adalah ilmu yang mempelajari apakah sesuatu itu indah dipandang atau tidak.

Aksiologi adalah salah satu aspek penting dari pengajaran bahasa asing yang tidak boleh diabaikan oleh guru bahasa asing. Seorang guru bahasa asing harus memiliki "seni kompetensi" aksiologi yang diperlukan untuk membuat pembelajaran bahasa lebih bermakna. Bahasa disajikan tidak hanya sebagai tata bahasa, bunyi, dan sistem tertulis yang harus dikuasai  peserta didik dengan tujuan untuk bisa memberikan manfaaat dalam berkomunikasi, namun guru bahasa juga harus mampu menekankan aspek nilai dan moral yang ada dari penggunaan bahasa tersebut.

Oleh karena itu, seorang guru bahasa asing harus mampu menguasai prinsip-prinsip pengajaran bahasa yang benar-benar memuat pengajaran aspek bahasa tidak hanya sebagai alat untuk berkomunikasi saja tetapi juga dapat digunakan oleh peserta didik sebagai alat untuk berpikir dan bertindak rasional dengan menekankan aspek-apek moral dan nilai yang ada pada penggunaan bahasa tersebut.

Adapun prinsip pertama yang dapat dilakukan guru dalam pengajaran bahasa adalah guru harus mampu menekankan nilai mendidik dalam pengajaran bahasa. Nilai mendidik disini mengacu kepada mengembangkan pemikiran kritis rasional, mendidik emosi, mengembangkan kreativitas dalam rangka membentuk karakter peserta didik. Tujuannya adalah untuk menghidupkan kepekaan moral dan estetika peserta didik, meningkatkan tingkat kesadaran nilai mereka,  merangsang mereka untuk berpikir secara bebas dan kritis. Sehingga, peserta didik mampu  memiliki pengetahuan dan kemampuan bahasa untuk menilai tindakan dan peristiwa secara rasional, bertindak dengan berani dan percaya diri dalam  kehidupan sosial dan masyarakat.

Kedua, dalam konteks penguasaan bahasa asing tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tujuan pembelajaran bahasa asing adalah agar peserta didik mampu dan siap untuk berkomunikasi antar pribadi dan antar budaya dalam bahasa asing yang dipelajari. Untuk itu, pentingnya aspek aksiologi pembelajaran bahasa asing selama studi memberikan gambaran bagi guru dalam  menentukan kebutuhan untuk mengembangkan perangkat pengajaran dan metodologi/strategi mengajar yang sesuai dengan target yang diinginkan peserta didik.  

Misalnya, spesialis muda di bidang ekonomi dan keuangan, manajemen dan pemasaran, kewirausahaan dan bisnis, yang harus berurusan dengan mitra asing di masa depan. Dalam situasi ini, spesialis muda harus memiliki kompetensi profesional di bidang spesialisasi mereka, dengan fokus pada pencapaian nilai yang relevan di negara mereka dan di negara mitra bisnis. Mereka harus memperhitungkan nilai-nilai budaya negara asing untuk kontak bisnis yang sukses.

Untuk itu, guru bahasa asing harus memperkenalkan peserta didik dengan nilai-nilai masyarakat berbahasa asing menggunakan alat peraga yang bervariasi dalam menyajikan materi, seni, produk, bahan, dll. Guru bahasa asing juga harus mengkaji pentingnya pembentukan nilai-nilai kemanusiaan universal seperti tanggung jawab, kasih sayang, sikap menghargai, belas kasihan dengan menggunakan teks-teks bahasa  yang sesuai dengan konteks yang tepat.

Ketiga,  guru bahasa harus mampu menghadirkan pengajaran bahasa asing yang tidak hanya menekankan pada aspek tata bahasa/linguistik saja, tetapi juga   menekankan  pada nilai-nilai budaya maupun nilai-nilai etnik masyarakatnya, yang meliputi sifat-sifat watak bangsa, adat istiadat, dan tata krama berbicara. Kesalahan tata bahasa, leksikal, fonetik mudah dimaafkan, tetapi kesalahan budaya dapat menyebabkan masalah yang serius.

Oleh karenanya, guru bahasa harus mampu memilih topik materi pengajaran yang tepat yang berkontribusi pada pemikiran dan penalaran tentang apa yang menarik dan berbeda pada konteks budaya sebuah bahasa. Sehingga, peserta didik dapat memahami bahwa untuk mendukung tindakan berkomunikasi dengan orang asing dan menjadi lawan bicara yang menarik, perlu mengetahui budaya penutur tersebut. Pada akhirnya, penekanan terhadap konteks budaya ini memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kompetensi berbahasa antar budaya atas dasar kesetaraan, saling menghormati, dan pengakuan nilai-nilai masing-masing negara untuk komunikasi profesional yang sukses.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran bahasa asing tidak hanya berfokus pada aspek penguasaan bahasa itu sendiri saja yang meliputi aspek tata bahasa, leksikal, fonem, dsb tetapi juga studi tentang  nilai dan budaya bahasa itu sendiri.  Penguasaan bahasa asing yang sangat baik dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi antar budaya dengan perwakilan dari berbagai masyarakat linguistik akan memberikan kesuksesan bagai pembelajar bahasa pada kehidupan mereka di masa yang akan datang. (*)

* Penulis adalah Mahasiswi S3 IKB Universitas Negeri Padang dan Dosen Universitas Muhammad Yamin Solok


 
Berita Lainnya :
  • Pentingnya Aksiologi Bagi Guru Bahasa Asing
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kongres SPS: Januar P. Ruswita Terpilih Aklamasi Sebagai Ketum Serikat Perusahaan Pers
    02 UPT Samsat Selatpanjang Sosialisasi Pergub Nomor 06/2023 Langsung ''Door To Door''
    03 Sembilan Fraksi DPRD Rohil Sampaikan Pandangan Umum Terhadap 10 Ranperda
    04 DPRD Rohil Paripurnakan Ranperda Hak Inisiatif Dewan Usulan Komisi B dan Bapemperda
    05 DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian 6 Ranperda Pemkab Rohil
    06 Tinjau Maqari, Gubri Ingin Generasi Muda Riau Jadi Penghafal Al-Quran
    07 Kongres dan HPN 2023: SPS Riau Raih Penghargaan Terbaik Kedua Se-Indonesia
    08 Gubernur Lepas Delegasi Riau ke Puncak Peringatan HPN di Medan
    09 Pra Ops LK 2023, Polres Meranti Cek Kelengkapan Kendaraan Dinas dan Pribadi Personel
    10 Dihadiri Ratusan Wartawan, Bupati Rohil Buka Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Simatrik
    11 Cegah Lakalantas, Satlantas Polres Rohil Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
    12 Bupati Rohil Lantik Sukirman Jadi Camat Rimba Melintang
    13 Jonli Tetap Sah Sebagai Komisaris PT PIR, Erisman: Tidak Ada Aturan Yang Dilanggar
    14 Bupati Rezita Lepas JMSI Inhu ke HPN 2023 Medan dan HUT Jaringan Media Siber Indonesia
    15 Bupati Kasmarni Dukung Penuh JMSI Bengkalis, H Dheni: Sampaikan Kritik dengan Santun dan Beretika
    16 Pilih Ketua Umum Baru, Serikat Perusahaan Pers Gelar Kongres Pada HPN 2023 di Medan
    17 JMSI Riau Kutuk Penembakan Waketum, Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
    18 Peduli Ekonomi Desa, Gubri Syamsuar Raih Penghargaan Kemendes PDTT
    19 Tak Bawa Data Lengkap, Bupati Rohil Tunda Penetapan Harga HET LPG Dengan Hiswana Migas Riau
    20 Kasus Pemerkosaan Anak Dibawah Umur, Keluarga Korban Berharap Polsek Enok Tangkap Semua Pelaku
    21 Kirim Tiga Kader Ulama ke Istiqlal, Gubri: Riau Bisa Jadi Tolok Ukur Kemajuan Islam di Sumatera
    22 Banmus DPRD Rohil Gelar Rapat Rutin Bulanan Bahas Renja Tahun 2023
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar