MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Atasi Hama Tumbuhan, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Pestisida Nabati di Air Molek
Kamis, 04-08-2022 - 19:39:07 WIB
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari UNRI mendemonstrasikan penggunaan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya kepada Ibu- ibu PKK di Kelurahan Air Molek 1, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (20/7/2022). 
TERKAIT:
   
 

INHU, MataPers - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Riau (UNRI) mendemonstrasikan penggunaan pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya kepada Ibu- ibu PKK di Kelurahan Air Molek 1, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu.

Dalam sosialisasi yang digelar di Aula kelurahan tersebut pada 20 Juli 2022 silam, mahasiswa KKN menjelaskan, mulai dari apa itu pestisida nabati berikut bagaimana cara membuatnya, apa saja keunggulan dan manfaatnya termasuk menjelaskan tujuan dari kegiatan yang digelar.

"Pestisida nabati yang dibuat berbahan dasar daun pepaya ini untuk membantu mengatasi hama pada tumbuhan dengan cepat," kata Siti Aisyah Adinda Maharani, Sekretaris kelompok KKN itu didampingi, ketua, Syahnandevito dan bendahara Muhammad Rendi Alfarez, dalam penjelasannya di hadapan Ibu- ibu PKK saat kegiatan itu berlangsung.

Beberapa pertanyaan juga disampaikan para ibu PKK kepada mahasiswa saat sesi tanya jawab dimulai di antaranya tentang manfaat dan keunggulan dari pestisida nabati tersebut.

Siti Aisyah Adinda Maharani, memaparkan, pestisida nabati berbahan aktif dari tanaman dan bermanfaat untuk tanaman  yang terkena hama.

Penggunaan pestisida nabati dinilai aman sebagai salah satu alternatif pengendalian serangga hama tanaman, terlebih untuk cara pembuatannya juga tidak sulit.

"Pestisida dibuat menggunakan bahan baku yang mudah ditemui. Pestisida ini juga tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan. Serta dapat dibuat dengan mudah menggunakan  bahan yang murah dan peralatan yang sederhana," jelasnya.

Terdapat beberapa keunggulan pestisida alami diantaranya, untuk bahan baku tersedia di alam sehingga harganya murah yang dapat mengatasi kesulitan ketersediaan serta mahalnya harga pestisida.

Kemudian, sintetis atau kimiawi, ramah lingkungan dan tak kalah penting untuk pembuatannya hanya menggunakan peralatan sederhana sehingga siapapun bisa melakukannya secara mandiri.

"Relatif aman bagi manusia dan ternak karena residunya mudah hilang, tidak menimbulkan kekebalan pada serangga karena pestisida ini cepat terurai," papar Siti Aisyah Adinda Maharani, atau yang akrab disapa Adinda, dalam kesempatan itu.

Mahasiswa KKN UNRI berharap, semoga apa yang disampaikan tentang pestisida nabati berbahan dasar daun pepaya berikut memperagakannya langsung di hadapan Ibu-ibu PKK dapat bermanfaat serta dapat dicontoh dengan baik.

Ada 9 orang mahasiswa KKN UNRI yang tergabung dalam kelompok ini, diantaranya, Syahnandevito (Fakultas Ekonomi dan Bisnis,jurusan akuntansi),Muhammad Rendi Alfarez (Fakultas Kedokteran), Wan Ega Tribela  ( (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Pendidikan Bahasa Jepang) dan Diva Martha Tryana (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Bahasa Jepang).

Kemudian, Rachela Anissa (Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Jurusan Akuntasi), Siti Ammara Fazilatun Nisa (Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Jurusan Akuntasi) dan Siti Aisyah Adinda Maharani (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Jurusan Ilmu Komunikasi).

Selanjutnya, Bevin Aqilla Faalih (Fakultas Teknik,Jurusan Teknik Elektro) dan Daffa Hanif Widyatma ( Fakultas Teknik,Jurusan Teknik Elektro). (**/rls)



 
Berita Lainnya :
  • Atasi Hama Tumbuhan, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Pestisida Nabati di Air Molek
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kemendikbudristek Minta LAMR Mengevaluasi Pantun Warisan Dunia
    02 Terindikasi Kuat, Terjadi Pelanggaran HAM dalam Kasus Kematian Brigadir J
    03 Mahkamah Agung Tolak Kasasi JPU, Dosen Nonaktif Unri Syafri Harto Bebas
    04 Dicurigai Bakal ke Malaysia Secara Ilegal, 45 WNI dan 13 WNA Ditangkap di Dumai
    05 25 Hektar Lahan Dekat Hutan Lindung Terbakar, Dua Heli Water Boombing Dikerahkan
    06 Ajak Masyarakat Jaga Marwah Melayu, Gubri: Apa Begitu, Tari Persembahan Pakai Sepatu?
    07 Tersangka! Irjen Ferdy Sambo Bersama Dua Pati Polri Ditahan di Mako Brimob
    08 Gubri: Pembangunan Pesat, Kini Riau Salah Satu Pusat Perekonomian Sumatera
    09 Jadi Irup Hari Jadi Provinsi Riau ke-65, Wabup Rohil Bacakan Amanat Gubernur
    10 BSP Kelola 100 Persen CPP Blok, Gubri: Kado Spesial di HUT ke-65 Provinsi Riau
    11 Setelah Korea, Giliran Pengusaha Jepang Investasi di Rohil Bangun ''International Fish Market''
    12 Peringati Tahun Baru Islam, Bupati Rohil dan GMRB Santuni Anak Yatim di SMAN 1 Bagansiapiapi
    13 HUT RIAU KE-65: Di Tengah Pandemi, Ekonomi Tumbuh 4,88 Persen dan Kemiskinan Berkurang
    14 Silaturahmi ke Kediaman Gubernur Terdahulu, Gubri Antar Langsung Undangan HUT 65 Riau
    15 Setelah Viral, Oknum Pelaku Pungli di Bandara SSK II Pekanbaru Damai Dengan Korban
    16 Sambut Hari Jadi Riau ke-65, Baznas Salurkan Beasiswa dan Bantuan Konsumtif Bagi 629 Duafa
    17 Disambut Langsung Bupati, Alhamdulillah Seluruh Jemaah Haji Rohil Tiba di Tanah Air
    18 Besok FKPMR Gelar Bincang Migas Riau, Hadirkan Direktur PHR dan BSP
    19 Atasi Hama Tumbuhan, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasikan Pestisida Nabati di Air Molek
    20 Kebakaran di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Diduga Akibat Korsleting AC
    21 Rugikan Negara Rp78 Triliun, DPR Desak Kejagung dan KPK Tangkap Bos PT Duta Palma
    22 CATATAN ARIEF GUNAWAN: Ketika Arsip Suratkabar Hancur, Sejarah Mati
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar