MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Gubri Pertanyakan PI, Tuntut Transparansi Lifting Migas
Senin, 05-04-2021 - 18:15:25 WIB
Gubri Syamsuar (tengah) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021).
TERKAIT:
 
  • Gubri Pertanyakan PI, Tuntut Transparansi Lifting Migas
  •  

    JAKARTA, MataPers - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengungkap kenyataan pahit bahwa ternyata belum semua daerah menikmati hak Participation Interest (PI) 10 persen sebagaimana diamanahkan aturan yang berlaku.

    Bahkan ada kesan SKK Migas dan Pertamina kurang mendukung. Sehingga daerah akhirnya gigit jari.

    Hal itu diungkapkan Gubri Syamsuar saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021).

    "Contohnya kami di Riau ada namanya Blok Siak. Kontraknya sudah sejak 2014. Seharusnya kami sudah terima PI 10 persen itu. Tapi kami masih bolak-balik (Riau sampai saat ini belum terima)," ucap Syamsuar.

    Sebelumnya, Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Ridwan Kamil yang juga Gubernur Jabar dalam RDP itu juga mempertanyakan komitmen Pemerintah Pusat khususnya Kementerian ESDM terkait PI 10 persen.

    Menurut Ridwan yang akrab disapa RK itu, baru dua provinsi di Indonesia yang berhasil mendapatkan PI 10 persen, yakni Jabar dan Kaltim.

    "Jabar berhasil karena saya gedor-gedor, saya tongkrongin Kementerian ESDM itu," ulasnya.

    Andai ikut prosedur biasa, RK meyakini bakal gagal total. "Kalau bersurat dari bawah, susah," kata RK yang hadir bersama Gubri Syamsuar.

    RK juga menyentil soal Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari Kementerian Keuangan yang tidak lancar, bahkan kadang tidak jelas. "Ada ketidakadilan untuk daerah," tegasnya.

    RK juga mengungkap banyak ladang-ladang minyak skala kecil yang dibiarkan begitu saja oleh Pertamina. 

    Padahal jika diserahkan ke daerah, tentu akan sangat bermanfaat untuk menambah pemasukan bagi daerah. 

    "Bagi Pertamina mungkin itu tak ada artinya. Tapi bagi daerah yang skala-skala kecil seperti itu sangat berarti," tegasnya lagi.

    Pada kesempatan itu, Gubri Syamsuar juga menyinggung soal tidak adanya transparansi terkait lifting migas bagi daerah.

    Daerah-daerah penghasil migas seolah dipaksa menerima informasi berapapun lifting menurut pihak kontraktor.

    "Kalau kita daerah penghasil bertanya, alasannya rahasia. Kenapa kok antar pemerintah rahasia-rahasiaan," sesal mantan Bupati Siak dua periode itu.

    Termasuk juga Syamsuar protes dengan banyaknya cost (biaya) atau pemotongan-pemotongan. Sehingga DBH yang diterima daerah, akhirnya hanya dalam jumlah kecil.

    Terkait soal RUU Energi Baru dan Terbarukan, Syamsuar menyebut bahwa Riau sebenarnya punya potensi yang sangat besar. 

    Sayangnya belum dapat dimaksimalkan karena belum mendapat dukungan yang serius dari Pemerintah Pusat.

    Bertemu Menteri ESDM

    Usai RDP dengan Komisi VII DPR RI, Gubri Syamsuar menyempatkan diri bertemu dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif di ruang kerjanya.

    Kepada Menteri ESDM, Gubri memohon bantuan agar PI 10 persen dari Blok Siak dapat segera terealisasi.

    Karena sesuai aturan, itu adalah hak daerah yang semestinya jauh-jauh hari sudah dinikmati oleh Riau. (**/rls) 



     
    Berita Lainnya :
  • Gubri Pertanyakan PI, Tuntut Transparansi Lifting Migas
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Covid-19 Naik Tajam, Warga India Ramai-ramai Eksodus ke Jakarta
    02 Pengetatan Dimulai, Mudik Idul Fitri Dilarang Sepanjang 22 April-24 Mei 2021
    03 Banjir Landa Kecamatan Binawidya, 350 KK di Sungai Sibam Butuh Bantuan
    04 Awal Mei, Pengprov PBSI Riau Gelar Musyawarah
    05 Komisi V DPRD Riau Apresiasi Gerak Cepat Badan Penghubung Jakarta
    06 Ibu-Ibu Ethiopia Memasak untuk Buka Puasa Warga Indonesia di Addis Ababa
    07 Tinjau Lokasi PSU di Desa Ringin, Pj Bupati Inhu: Semoga Tidak Ada Kendala
    08 PSU di Rohul Selasa Besok, Kapolres Harapkan Penyelenggara Bersikap Profesional
    09 800 Pengaduan Masuk ke DP, Dheni Kurnia Ingatkan Media di Riau Patuhi Kode Etik dan UU Pers
    10 Habis Lebaran, PWI Riau Kembali Rekrut Anggota Baru
    11 Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Riau Hampir Tembus 1.000 Orang
    12 Setelah Ditegur, Penjagaan Kantor dan Kediaman Gubernur Diperketat
    13 Wakil Ketua DPRD Syaiful Ardi Hadiri Peresmian Mushalla PKDP Bengkalis
    14 Selama Ramadhan Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Tutup, Kecuali...
    15 Bahan Pokok Riau Aman Selama Ramadhan, Cabai Merah Mengkhawatirkan
    16 Muhammadiyah Sebut Pasien Positif Covid-19 dan OTG Tidak Wajib Puasa
    17 Amankah Divaksin Covid-19 Saat Puasa Ramadhan? Begini Penjelasan Para Pakar
    18 Soal Konflik Lahan Gondai Pelalawan, Istana Minta Aparat Ciptakan Kondisi Kondusif
    19 Enam Nama Calon Sekdaprov Riau Lulus Administrasi Pansel, Ini Mereka
    20 Ini Pemenang 11 Kategori Anugerah Pariwisata Riau 2021
    21 Malam Ini, 11 Katagori Anugerah Pariwisata Riau Diumumkan
    22 Gubri Lantik Wantikda Riau, Diharapkan Percepat Misi Kelima RPJMD
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar