MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Jelang KI Riau Award 2021
PPID Kampar Targetkan Naik Status ''Kabupaten Informatif'' Tahun Ini
Kamis, 16-09-2021 - 18:19:34 WIB
Ketua KI Riau Zufra Irwan foto bersama dengan PPID Utama Kabupaten Kampar Salmi Hadi dan jajaran Diskominfo serta Tim Monev Keterbukaan Informasi. 
TERKAIT:
 
  • PPID Kampar Targetkan Naik Status ''Kabupaten Informatif'' Tahun Ini
  •  

    BANGKINANG, MataPers - Komisi Informasi Provinsi Riau mulai turun mengunjungi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Kota guna melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2021 di badan publik-badan publik dan "KI Riau Award 2021". 

    PPID Utama Pemerintah Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu menjadi tujuan pertama Tim Monev KI Riau, Kamis (16/9/2021). Tim Monev KI Riau ke PPID Kampar langsung dipimpin Ketua KI Riau Zufra Irwan, SE. Sedangkan ke Rokan Hulu, Tim Monev dipimpin Komisioner Alnofrizal dan Hasnah Gazali.

    Di Bangkinang, Ketua KI Riau Zufra Irwan dan anggota tim Monev Syaiful dan Sarah diterima Kabid IKP Dinas Kominfo H Salmi Hadi didampingi Kabid Persandian Junaidi bersama pejabat Diskominfo lainnya Awang Sagita dan juga para staf PPID Utama setempat. 

    Selain melakukan peninjauan terhadap pusat pelayanan informasi publik di PPID Utama Kampar, Tim Monev juga melakukan check and recheck terhadap hasil pengisian kuesioner Self Assessment Questionnaire (SAQ) Keterbukaan Informasi Publik yang sebelumnya telah diserahkan Komisi Informasi Riau.
     
    Kabid IKP Diskominfo Salmi Hadi dalam pemaparannya di hadapan tim Monev KI Riau di ruang presentasi PPID Utama Kabupaten Kampar mengungkapkan, pihaknya terus meningkatkan tata kelola pelayanan informasi publik dan juga transparansi terhadap berbagai informasi yang menjadi hak masyarakat. Melalui website ppid.kamparkab.go.id misalnya, siapapun dapat mengakses atau mengetahui secara langsung tentang APBD Kampar mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya. 

    "Semua anggaran itu kita tampilkan secara rinci per-Dinas atau OPD di lingkungan Pemkab Kampar. Tentu saja yang kami tampilkan di website itu adalah anggaran yang sudah melalui hasil audit BPK. Artinya pelaksanaan APBD tahun sebelumnya, bukan tahun berjalan," terang Salmi Hadi.

    Dengan transparansi seperti itu, kata Salmi Hadi, masyarakat yang ingin mengetahui pengunaan APBD tidak perlu bersusah payah datang ke kantor PPID Utama Kampar. "Tinggal buka website PPID. Dan informasi soal penggunaan anggaran APBD sudah tercantum secara rinci di dalamnya," papar Salmi Hadi.

    Transparansi penggunaan anggaran APBD yang disampaikan melalui website itu cukup efektif. Buktinya, tidak banyak lagi permohonan informasi publik yang diajukan masyarakat maupun LSM kepada petugas Layanan Informasi Publik (LIP) PPID Utama Kampar. "Setahun terakhir ini mungkin hanya empat sampai enam permohonan saja," katanya.

    Selain itu kini hampir keseluruhan PPID Pembantu di Dinas-dinas atau OPD Pemkab Kampar telah rutin mengisi dan menyerahkan Daftar Informasi Publik (DIP) kepada PPID Utama. Dan DIP seluruh Dinas tersebut juga telah dimasukkan ke dalam website PPID Utama. Dengan begitu masyarakat yang memerlukan informasi dan kegiatan-kegiatan Dinas-dinas di lingkungan Pemkab Kampar juga bisa mengkliknya langsung ke website PPID Utama.

    Berkaitan dengan pengisian kuesioner SAQ untuk Monev Keterbukaan Informasi Publik 2021, Salmi Hadi menjelaskan tidak hanya PPID Utama saja yang mengisinya tetapi juga PPID Pembantu atau Dinas-dinas. "Meski dalam monev hal itu hanya disyaratkan untuk PPID Utama, tetapi kami juga meminta seluruh PPID Pembantu mengisinya. Jadi formulir SAQ itu kita perbanyak dan kemudian juga diisi PPD Pembantu di Dinas-dinas," terang Salmi.

    Sebagai wujud komitmen dan kepatuhan Pemerintahan Kabupaten Kampar terhadap amanat Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, menurut Salmi Hadi, pihaknya dari tahun ke tahun terus meningkatkan alokasi anggaran untuk pelaksanaan tata kelola layanan informasi publik yang lebih baik. "Sedangkan soal SDM di desk layanan PPID Utama saat ini ada enam staf yang kita tempatkan untuk melayani masyarakat akan berbagai informasi yang dibutuhkan," ujar Salmi.

    PPID Kampar sendiri saat ini termasuk yang dikelola cukup baik. Bahkan dalam pemeringkatan badan publik kategori kabupaten kota se-Provinsi Riau, Kampar sudah tiga tahun berturut-turut menyandang status "menuju informatif". Dan pada "KI Riau Award 2021" yang dijadwalkan pada November atau Desember mendatang, Kampar berharap bisa naik status menjadi "Kabupaten Informatif". 

    "Mudah-mudahan tahun ini kami dapat meraihnya," harap Salmi yang disambut tepuk tangan seluruh jajaran Disominfo dan PPID Kampar yang hadir dalam pertemuan tersebut.

    Dalam kesempatan yang sama Ketua KI Riau Zufra Irwan menyampaikan pada dasarnya kegiatan monev adalah untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan badan publik terhadap perintah UU KIP.  "Sedangkan pemeringkatan badan publik seperti kegiatan 'KI Riau Award" yang diadakan Komisi Informasi Riau hanya bonus," ungkap Zufra Irwan. 

    Zufra Irwan menyambut baik komitmen dan keseriusan PPID Kampar dalam meningkatkan tata kelola layanan informasi publik dari waktu ke waktu. "Pengelolaan PPID itu soal komitmen, baik komitmen pemerintah daerah terhadap dukungan SDM dan anggaran PPID. Dan satu lagi nafas PPID itu ada pada ketersediaan daftar informasi publik (DIP). Jadi bila DIP nya sudah ditampilkan dengan benar dan selalu update, saya kira itu nafasnya," tukas Zufra. (mp01)



     
    Berita Lainnya :
  • PPID Kampar Targetkan Naik Status ''Kabupaten Informatif'' Tahun Ini
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kepala Daerah ke-9 di Riau Ditangkap KPK, Jabatan Bupati Andi Putra Tersingkat
    02 Capaian Vaksinasi Masih Rendah, Seluruh Kabupaten di Riau Naik ke Level 3
    03 Terbitkan Sprindik, KPK Boyong Bupati Kuansing Andi Putra ke Jakarta
    04 Diskominfotik Rohil Gelar FGD Penyusunan Grand Design Riau Digital 2021-2025
    05 Siapkan Aturan Main Media Digital, Pemerintah: Bisa Sama-sama Tumbuh
    06 Hasil Nekropsi KSDA: Harimau Mati Terjerat di Bengkalis Alami Dehidrasi Berat
    07 Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Andi Putra Tersingkat Jadi Kepala Daerah
    08 Polisi Tangkap Penimbunan BBM Bersubsidi di SPBU Lintas Duri-Dumai
    09 Lagi, Harimau Sumatera Ditemukan Terjerat Mati, Kali Ini di Bengkalis
    10 Prof Bagir Manan dan Konstituen Dewan Pers Siap Beri Kesaksian di Sidang MK
    11 Para Pendiri Rokan Hilir Terharu, Pertama Kali Berkumpul dengan Bupati
    12 PT IKPP Diduga Sembunyikan Kasus Ledakan Tangki RB 6, Disnaker: Kami akan Turunkan Tim
    13 SDN 118 Limbungan Rumbai Terbakar, Tujuh Ruang Kelas Ludes
    14 Rekam Jejak 41 Pejabat Eselon II Pemprov Riau Dikantongi, Besok Diserahkan Timsel ke Gubri
    15 PON XX Papua Berakhir, Riau Sukses Lampaui Target Medali
    16 Resmi Diluncurkan, Aplikasi BSR Polda Riau Efektif Tekan Penyebaran Covid-19 di Rohil
    17 Pastikan Keamanan Obvitnas, Kapolda Pimpin Apel Patroli Berskala Besar di Polres Rohil
    18 Pertama di Riau, Kapolda Resmikan Layanan Drive Thru Terpadu Polres Rohil
    19 Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,4 Miliar di Dumai
    20 Diskes Catat Angka Kasus DBD di Riau Turun Drastis di 2021
    21 Almarhum Ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Al Azhar Dimakamkan di TPU Air Dingin
    22 Harga Sawit Meroket Tinggi Sepanjang Sejarah, Petani Riau Senyum Sumringah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar