MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Banyak Warga Enggan Ikut Rapid Test di Bengkalis: Nanti Kalau Positif Keno Karantina Pula
Kamis, 04-06-2020 - 18:23:18 WIB
Beberapa petugas lengkap dengan APD sedang melakukan rapid test warga Bengkalis. 
TERKAIT:
 
  • Banyak Warga Enggan Ikut Rapid Test di Bengkalis: Nanti Kalau Positif Keno Karantina Pula
  •  

    BENGKALIS, MataPers –  Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dibantu UPT Puskesmas Bengkalis melaksanakan Rapid test massal di Pasar Terubuk Desa Kelapapati. Direncanakan dua hari (kamis dan jumat), pelaksanaan rapid test di posko rapid test yang berada di halaman parkir Pasar Terubuk.

    Tampak beberapa petugas lengkap dengan APD yang akan melakukan rapid test terhadap warga. Mereka dibagi dalam tiga meja dan masing-masing meja sudah dilengkap dengan peralatan untuk melakukan rapid test, Kamis (4/6/2020).

    Proses rapid test dilakukan setelah sebelumnya warga bersangkutan mendaftarkan diri dengan menunjukkan kartu identitas serta nomor ponsel yang bisa dihubungi.

    Selanjutnya, petugas dengan APD lengkap akan mengambil sampel darah lalu meneteskan darah tersebut ke test kit. Prosesnya hampir sama dengan ketika seseorang ingin mengetahui golongan darah. Berikutnya, warga diminta untuk menunggu 20 – 25 menit untuk mengetahui hasil dari rapid test, reaktif atau non reaktif. 

    Pantauan di lapangan, tidak banyak warga yang ingin dilakukan rapid test. Beberapa warga yang berhasil ditemui di lokasi saat ditanya mengapa tidak mau rapid test gratis hampir memberikan alasan serupa, yaitu takut kalau hasilnya positif. “Nanti kalau positif keno karantina. Sekarang kan masih rayo lagi,” ujar salah seorang perempuan paruh baya, Asmah dengan logat melayunya yang  kental.

    Warga lainnya beralasan, karena kalau sudah positif tidak ada obatnya. “Kalau dah positif, nanti sakit macam mana mau sembuh, obatnya tak ada. Apalagi kami ni dah tua katanya lebih mudah sakit,” ujar Usman, warga Bengkalis.

    Kegiatan rapid test massal tersebut sempat ditinjau oleh Plh Bupati Bengkalis Bustami HY didampingi Kapolres AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Lizardo Gumay, dan Kajari Bengkalis yang diwakili Kasi Intel Nico Fernando.

    Dikatakan, kegiatan tes cepat Covid-19 ini bertujuan mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis. Dipilihnya pasar, sebab pasar termasuk salah satu memang tempat yang berpotensi dalam penyebaran Covid-19.

    "Kita tentu tidak ingin ada klaster baru, seperti klaster pasar. Untuk itu kita lakukan rapid test terhadap pedagang dan pembeli di Pasar Terubuk ini. Secara random (acak), kegiatan serupa juga akan kita lakukan di tempat-tempat keramaian lainnya. Misalnya di pasar modern (mal)," katanya.

    Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Bengkalis  Dr Ersan menjelaskan di Pasar Terubuk merupakan tempat orang yang berjualan dan pembeli berganti-ganti maka dilaksanakan dua hari. "Untuk jumlah yang ikut rapid test dan hasilnya besok saja," terang Dr Ersan.

    Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Ediyanto menjelaskan, untuk rapid test massal di Pasar Terubuk itu, pihaknya menyediakan sekitar 500 alat rapid test. "Jika nanti ada yang reaktif, akan langsung kita rujuk ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan isolasi, atau isolasi mandiri ” ujar Ediyanto.

    Informasi terakhir sore ini ada 101  warga yang dilakukan rapid test dan  besok dibuka posko rapid test pasar terubuk untuk hasilnya  yang reaktif atau tidak besok diumumkan. (Ys)



     
    Berita Lainnya :
  • Banyak Warga Enggan Ikut Rapid Test di Bengkalis: Nanti Kalau Positif Keno Karantina Pula
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Investigasi Dinsos Rohil Temukan Dana PKH Labuhan Tangga Hilir Dicairkan Oknum Pendamping
    02 Sejumlah PPDP Bengkalis Reaktif, KPU: Tahapan Pilkada Tak Terganggu
    03 Anggota PWI Riau Terdampak Covid-19 Terima Bantuan Sembako
    04 Muncul Dua Kasus Baru Covid-19 di Riau, Satu dari Hasil Swab Mandiri
    05 Mengejutkan, Jumlah Positif Covid-19 Meroket, Hari Ini Bertambah 2.657 Orang
    06 Anggaran Covid-19 Diperbesar, KPK Sinyalir untuk Pencitraan Oknum Bupati/Wako di Pilkada
    07 Sidang Korupsi Bengkalis, Indra Gunawan Eet Bikin Kesal dan Geram Majelis Hakim
    08 Tekan Covid-19, Bupati Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
    09 Rakor dengan BI, Sekda Inhil Bahas Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan
    10 Dubes Al Busyra: Dosen, Peneliti dan Mahasiswa Ethiopia Ingin Belajar di Indonesia
    11 Hari Ini Riau Nihil, Total Dirawat 10 Orang dan 1.986 PDP Sembuh
    12 Terjadi Rekor Baru Pasien Positif Corona, Hari Ini Bertambah 1.853 Orang!
    13 KLHK Patroli Terpadu di 154 Desa Rawan Karhutla, Riau Terbanyak
    14 Dengan Tangan Diborgol, Majelis Tipikor Pindahkan Amril Mukminin ke Pekanbaru
    15 8 Hektare Lahan Terbakar di Rangsang, Polisi Lidik Pelaku Pembakaran
    16 Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
    17 Amankan 1.062 Dus Rokok Tanpa Cukai di Perairan Inhil, Polda Riau Selamatkan Kerugian Negara Rp4.9 M
    18 Rampungkan Monev, KI Riau Apresiasi PPID Instansi Vertikal
    19 BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Ilegal dari Malaysia
    20 Komisi IV Bengkalis Kunjungi Disdik Riau, Pertanyakan PPDB dan Sistem Zonasi
    21 Belum Bayar Ganti Rugi, Warga Hadang PT HKI di Pintu Masuk Tol Pekanbaru-Dumai
    22 Dua Putra Mantan Presiden Ditangkap, Diduga Terima Suap Rp708 M
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar