MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Seminar Santun 79: Sastra dan Bahasa Melayu Tak akan Mati, Puisi Sufistik Kemala Pelanjut Iqbal
Minggu, 02-02-2020 - 14:32:04 WIB
Temu Sastra 4  Negara Santun 79 Kemala,  di Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Kuala Lumpur, Malaysia, 30 Januari 2020.
TERKAIT:
   
 

KUALA LUMPUR, MataPers - Melihat perkembangan kreativitas karya sastra berupa puisi dan prosa yang ditulis para sastrawan di berbagai negara di dunia terutama kawasan Melayu Serumpun, sastra dan bahasa Melayu diperkirakan takkan pernah mati. Apalagi, jumlah pengguna bahasa Melayu keseluruhan mencapai 300 juta jiwa.

Di samping itu, khusus puisi-puisi  yang dihasilkan penyair nasional terkemuka Malaysia, SN Dato' Kemala yang religius dan sufistik menegaskan dirinya merupakan pelanjut penyair sufi dunia Muhammad Iqbal.

Pernyataan  ini merupakan kesimpulan dari pidato utama kritikus sastra Malaysia, Dr. Mana Sikana dan hasil pembahasan  dua sesi diskusi yang membahas karya-karya penyair Kemala  dalam rangkaian Temu Sastra 4  Negara Santun 79 Kemala,  di Dewan Bahasa dan Pustaka (DBP), Kuala Lumpur, Malaysia, 30 Januari 2020.

Kritikus Sastra Dr. Mana Sikana dalam pidato yang dibacakan perwakilannya menegaskan kedalaman religi puisi-puisi Kemala selama ini menunjukkan komitmen sikapnya yang sangat Islami. Berkarya kreatif bagi Kemala bermakna wujud pengabdian dirinya kepada Allah yang Maha Pencipta.

Pendapat yang hampir sama juga muncul pada diskusi sesi pertama bertajuk Laut Takjub dengan para pembicara dari Malaysia yakni Prof. Madya Dr. Kamariah Kamarudin dan Dr Hanafi Ibrahim serta Moderator Hj. Wardawati Sharif. 

Begitu pula pada diskusi sesi kedua bertajuk 'Lanskap Ungu Kemala'  dan menampilkan para pembicara yakni  Hj Arbak Othman (Malaysia), Drs.  Siamir Marulafau dan Dra Lily Siti Muthathuliana (keduanya dari Indonesia) dengan Moderator Hj.  Wardawati Sharif.

Para pembicara seminar dalam rangkaian diskusi menegaskan,  
hampir semua puisi Kemala menggambarkan kedekatan dengan Tuhan. Selain itu, Kemala sangat akrab dengan alam dan humanistik dengan bahasa yang  indah, kaya dengan  metaforik dan sederhana.

Pernyataan yang hampir senada  disampaikan Ketua DBP, Prof. Dr. Mohamed Hatta Shaharom saat membuka acara Santun 79 Kemala. Shaharom mengatakan sastra dan sains mempunyai hubungan yang erat. Sastra tanpa sains tak akan membawa  kemajuan. Sebaliknya sains tanpa sastra tak akan memberikan  keindahan atau kering.

''Berseni dan bersastra haruslah dilakukan demi niat yang  agung yaitu Allah dan sunnah Rasul. Hal ini sudah diperlihatkan dalam karya-karya sastrawan Malaysia di antaranya Datuk Seri A. Samad Said dengan 
puisi panjangnya Al Amin. Begitu pula puisi-puisi yang dihasilkan Dato' Kemala,'' kata Shaharom.

Pada setiap sesi acara Santun 79 Kemala diselingi dengan pembacaan puisi, puisitari dan puisi lagu oleh para penyair 4 negara.

Di antara penyair yang tampil adalah Penyair dan Novelis Nasional Malaysia yang kini berusia 81 tahun, SN. A. Samad Said. Sedangkan dari Thailand diwakili Anindya Puspita, pensyarah tamu Prince Songkhla University, Thailad asal Yogyakarta, Indonesia.

Sementara para penyair Indonesia yang turut nempersembahkan bacaan puisinya adalah Muhammad Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar (Riau),   Lily Siti Multatuliana (Jakarta), Risma Dewi Purwita (NTT) , Siamir Marulafau (Sumut)  Nuthalya Anwar dan Ariani Isnamurti (Jakarta).  (**) 



 
Berita Lainnya :
  • Seminar Santun 79: Sastra dan Bahasa Melayu Tak akan Mati, Puisi Sufistik Kemala Pelanjut Iqbal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Ketua DPRD Rohil Sampaikan Masa Reses Anggota Dewan Mulai 5-10 Desember 2022
    02 LSM-LIRA Himbau Pemko Pekanbaru Perbaiki Jalan Suka Karya yang Rusak Parah
    03 Terobosan Baru, Pengurus JMSI Pelalawan Dilantik di Ibukota Negara
    04 APBD 2023 Rokan Hilir Disahkan Rp2,2 Triliun, Defisit Rp65,9 Miliar
    05 Banggar DPRD Rohil Bersama TAPD dan OPD Gelar Rapat Finalisasi Pembahasan RAPBD 2023
    06 Dihadiri Dirjen Kominfo, Bupati Afrizal Sintong Resmikan TVRI Rohil
    07 Peringati Harlah Ke-55, Pengurus Kopri PMII Indragiri Hilir Gelar Diskusi Santai
    08 Dihadiri Wakapolri dan Dua Gubernur, Rakernas IKA Unri Digelar 10-11 Desember 2022 di Siak
    09 HUT Korpri ke-51, Bupati Rohil Afrizal Sintong: ASN Harus Jadi Prajurit Kebhinekaan
    10 DPRD Rohil Paripurnakan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi
    11 Gempa Cianjur, Pemprov Riau Serahkan Bantuan Dana Rp676 Juta
    12 Patroli Jalan Kaki, Kapolres Inhil Sambangi Tukang Becak dan Ojek
    13 Para Pensiunan Pemprov Riau Bangga dan Terharu Disambangi Gubernur Syamsuar
    14 Pemprov Riau Gerak Cepat, Jalan Lintas Rangau Duri Segera Diperbaiki
    15 Dianggarkan Rp32 Miliar di APBD-P, Gaji Guru PPPK Rohil Dibayarkan Mulai Pekan Ini
    16 Pelabuhan Perikanan Internasional Dibangun di Bagan Siapi-api Tahun 2023
    17 Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubri Berharap Jembatan Selat Melaka Bisa Terwujud
    18 HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional, Bupati Rohil Minta Kualitas Pendidikan Terus Ditingkatkan
    19 Kukuhkan Pengurus FSPSPKR, Bupati Rohil: Kami Sangat Menghargai Jasa Pendiri Kabupaten
    20 DPRD Rohil Gelar Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun 2023
    21 Pansus DPRD Bersama Pemkab Rohil Gelar Rapat Lanjutan Pembahasan RTRW
    22 Bapemperda DPRD Rohil Rapat Bersama OPD Bahas Program Pembentukan Perda 2023
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar