MataNegeri | MataDaerah | MataRiau | MataPolitik | MataHukum | MataBisnis | MataDunia | MataSport | MataSeleb | MataIptek | MataPesona
 
Integrasi FB, WA dan Instagram: Mark Zuckerberg Disebut Paling Berbahaya di Dunia
Senin, 12-08-2019 - 20:48:59 WIB
Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg. 
TERKAIT:
 
  • Integrasi FB, WA dan Instagram: Mark Zuckerberg Disebut Paling Berbahaya di Dunia
  •  

    JAKARTA, MataPers - Profesor asal  New York University Stern School of Business, Scott Galloway, menyebut pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg sebagai “orang paling berbahaya di dunia”.

    Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg yang dilansir kompas.com, Galloway menyoroti rencana integrasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram. “Kalau dilihat dari sejarah kita, salah satu langkah kunci menuju tirani adalah seseorang harus mengonsolidasikan media,” ujarnya.

    Instagram dan WhatsApp adalah dua layanan populer yang dimiliki oleh Facebook lewat akuisisi, masing-masing pada 2012 dan 2014. Setelah integrasi rampung akhir tahun ini atau awal 2020, para pengguna ketiga layanan akan menghuni infrastruktur yang sama.

    Kekuasaan Zuckerberg sebagai rajamedia sosial pun akan semakin besar, mengingat sejumlah besar orang menggunakan trio Facebook, Instagram, dan Messenger.

    Menurut Facebook sendiri, lebih dari 2,7 miliar orang di seluruh dunia menggunakan setidaknya salah satu layanan yang dimiliki oleh Facebook tiap bulan.

    Apa yang akan dilakukan oleh Zuckerberg dengan kemampuan menjangkau miliaran orang di seantero Bumi itu? Inilah yang dikhawatirkan oleh Galloway, karena apa pun yang dilakukan Zuckerberg akan membawa implikasi besar.

    “Bahwa akan ada satu individu menentukan algoritma untuk backboneterenkripsi yang menyambungkan 2,7 miliar orang, adalah sesuatu yang menakutkan, apa pun niatan si individu tersebut,” ujar Galloway.

    Pertahanan Terselubung

    Selain itu, menurut Galloway, penggabungan Facebook, Instagram, dan WhatsApp juga bisa berfungsi sebagai pertahanan terselubung, apabila ada kasus anti-trust yang bisa membuat ketiganya kembali dipecah.

    Wacana memecah Facebook karena sudah terlalu besar dan berpengaruh belakangan memang sudah mulai mengemuka. Ini di luar rencana ketiga layanan karena Facebook sendiri sebenarnya sudah sangat powerful.

    Salah satu tokoh yang menyuarakan Facebook agar dipecah adalah salah satu pendirinya sendiri, Chris Hughes. Ide ini ditolak oleh eksekutif Facebook, termasuk Zuckerberg yang mengembangkan Facebook di kampus Harvard bersama Hughes.

    Apabila nanti sudah menyatu denganInstagram dan WhatsApp, lanjut Galloway, upaya pemecahan bisa makin sulit. Facebook dapat berdalih bahwa hal tersebut bisa menumbangkan jejaring sosialnya, sekaligus segala manfaat positif yang dibawa.

    Selain itu, Facebook dinilai juga bakal berlindung di balik tameng “jagoan” AS, untuk bersaing melawan raksasa-raksasa media sosial China, macam WeChat hingga Tik Tok. Kalau dipecah, Facebook mungkin tak bisa melawan rival dari Negeri Panda.

    Kenapa pula Facebook bisa sebesar sekarang? Galloway berpendapat kesalahan itu juga berada di tangan pemerintah AS -khususnya otoritas perdagangan Federal Trade Commission, FTC- yang membolehkan akusisi Instagram dan WhatsApp oleh Facebook.

    “Tak ada kesalahan lain yang lebih besar dalam sejarah FTC dan DOJ (Department of Justice) daripada mengizinkan akuisisi Instagram (oleh Facebook),” ujar Galloway.

    “Saya pikir kita semua sekarang mungkin menyesali hal tersebut,” pungkasnya. (mp01)

    Sumber: kompas.com



     
    Berita Lainnya :
  • Integrasi FB, WA dan Instagram: Mark Zuckerberg Disebut Paling Berbahaya di Dunia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Besok Pagi Gubri Lantik Muflihun Pj Wako Pekanbaru dan Kamsol Pj Bupati Kampar
    02 Gubri Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni, Warga Pekanbaru Ucapkan Terimakasih
    03 BRK Sah Jadi Syariah, Mantan Gubri Apresiasi Komitmen Gubernur Syamsuar
    04 Jadi Irup Harkitnas, Bupati Rohil Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah
    05 Presiden Buka Kembali Keran Ekspor CPO, Gubri: Semoga Harga TBS Naik Lagi
    06 Tol Pedang Bisa Rampung 2023, Progres Seksi Kipang Sudah 55 Persen
    07 PSPS Jadikan Stadion Utama Riau untuk Homebase Kompetisi Liga 2
    08 Soal Anjloknya Harga Sawit, Gubri: Tunggu Keputusan Presiden Dua Minggu Lagi
    09 Polda Riau Ungkap Kasus Pencucian Uang dari Hasil Bisnis Narkoba
    10 Taja Workshop Dendang Syair, Sendratasik FKIP UIR Hadirkan Maestro Asal Malaysia
    11 Khawatirkan Nasib Petani Sawit, Gubri Lobi Pusat Bahas Larangan Ekspor CPO
    12 Petugas Bandara SSK II Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Ganja Kering
    13 Warga Keluhkan Bau Busuk, Ternyata Ada Mayat Pria 50 Tahun di Kamar Kos
    14 Pasca-Pelonggaran Protokol Kesehatan, AP II Terapkan Ketentuan Baru Penerbangan
    15 LAMR Minta Pusat Utamakan Usulan Gubernur Dalam Menentukan Pj. Kepala Daerah
    16 UAS Dideportasi, Anggota DPR-RI Minta Pemerintah Panggil Dubes Singapura
    17 Secara Relijius dan Kultural, LAMR Tersayat Akibat Pendeportasian UAS dari Singapura
    18 Kemenkumham Telusuri Penyebab Singapura Deportasi Ustadz Abdul Somad
    19 Harga Sawit Anjlok, Gubri Bermohon ke Presiden untuk Meninjau Kembali Pelarangan Ekspor CPO
    20 CATATAN H DHENI KURNIA: Menimang PJ Wako Pekanbaru dan Bupati Kampar
    21 Harga Anjlok, Besok Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha dan Petani Sawit
    22 Dubes Arab Saudi Kirim Hadiah untuk Pemprov Riau Berupa Al Quran dan 4 Ton Kurma
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 MataPers.com | Akurat dan Bijak Berkabar